Pengembangan Bandara Matahora Dukung Pariwisata di Wakatobi

Sabtu, 29 Februari 2020 - 22:16 WIB
Pengembangan Bandara...
Pengembangan Bandara Matahora Dukung Pariwisata di Wakatobi
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan terus mengembangkan Bandara Matahora di Wakatobi, Sulawesi Tenggara untuk mendukung sektor pariwisata di daerah yang menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas yang tengah dikembangkan Pemerintah. Menhub Budi Karya mengungkapkan, kondisi Bandara Matohara saat ini sudah relatif baik, namun ke depannya tetap perlu dikembangkan untuk mendukung pariwisata di Wakatobi yang terkenal akan keindahan alam bawah lautnya.

"Presiden sudah mencanangkan 5 Bali Baru, sekarang ini ada 5 Bali Baru yang lainnya yang juga tengah dikembangkan, salah satunya adalah Wakatobi. Oleh karenanya pengembangan Bandara akan kita lakukan di tahun 2021,” ucap Menhub di Jakarta, Sabtu (29/2/2020).

Lebih lanjut Ia menerangkan, akan memperpanjang runway Bandara Matahora menjadi 2200 Meter x 45 Meter, sehingga bisa didarati pesawat yang lebih besar dari jenis ATR-72, seperti Boeing 737. Sebagai informasi Bandara Matahora saat ini memiliki runway 2000 x 45 M2, luas terminal 1500 M2, Taxiway 107 x 23 M2 dan Apron 110 x 85 M2.

“Perlu dikembangkan baik dari infrastrukturnya maupun kuantitas penerbangannya, serta penambahan konektivitas ke beberapa tempat baik itu ke Makassar ataupun ke Bali untuk mendukung pariwisata di Wakatobi,” sambungnya.

Pada tahun 2020 ini akan dilakukan pengembangan pembangunan Bandara Matahora di antaranya: pembuatan Runway End Safety Area (RESA), pemasangan pagar batas lahan bandara, pelebaran dan pelapisan Acces Road Unit kerja Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP PK) dan pembuatan gedung cargo. Dengan penerbangan 1x/hari dengan rute ke Kendari PP.

Untuk tahun 2021 akan dilakukan sejumlah pembangunan yaitu : perpanjangan runway 250 x 45 M2, penyiapan lahan pada daerah perpanjangan runway, pelebaran apron menjadi 150 x 85 M2 termasuk marking dan pembuatan jalan akses gedung cargo.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub juga mendapat masukan dari Bupati Wakatobi untuk mengembangkan Pelabuhan Wanci yang ada di Wakatobi baik dari infrastrukturnya maupun kapal-kapalnya.

Terkait hal tersebut, Menhub mengatakan Kemenhub akan mengkaji kemungkinan tersebut. Menhub meminta kepada Unit Pelaksana Tugas (UPT) Kemenhub yang ada di Wakatobi untuk meninventarisir apa kebutuhan pembangunan infrasturktur yang ada, untuk dapat dikerjakan di 2021 dalam rangka mendukung pariwisata di Wakatobi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Menhub Pastikan Konektivitas...
Menhub Pastikan Konektivitas Transportasi Solo-Yogya Meningkat
Akhir Maret, Bandara...
Akhir Maret, Bandara Rokot Siap Dukung Pariwisata dan Mitigasi di Mentawai
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
12 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
54 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved