Obral Insentif Dipastikan Membuat Defisit APBN Makin Melebar

Kamis, 05 Maret 2020 - 13:59 WIB
Obral Insentif Dipastikan...
Obral Insentif Dipastikan Membuat Defisit APBN Makin Melebar
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun ini akan kembali melebar. Hal ini seiring obral insentif yang dilakukan pemerintah, bahkan stimulus tahap kedua tengah disiapkan untuk menangkal dampak wabah virus corona terhadap perekonomian nasional.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, dalam membuat kebijakan dan mengeluarkan insentif ini, pemerintah akan tetap memperhatikan defisit APBN. Meskipun saat ini pemerintah masih memiliki cukup ruang fiskal untuk mengeluarkan anggaran lagi.

"Kita pasti mengantisipasi, ini akan meningkat sesuai kondisi yang ada, besarannya akan selalu kita update per bulannya," kata Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Lebih lanjut Ia menekankan, pihaknya akan terus mewaspadai risiko yang menggerus defisit APBN agar tidak melebar. Hal ini dilakukan agar menjaga APBN tetap sehat. "Karena adanya front loading dalam mengantispasi kondisi pasar, jadi akan terus kita cermati," katanya.

Sebagai informasi, defisit APBN sendiri telah membengkak di awal tahun, dimana tercatat mencapai Rp45,8 triliun untuk periode Januari 2019. Realisasi defisit APBN tersebut lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu mencapai Rp37,7 triliun.

Adapun kenaikan defisit APBN seiring meningkatnya defisit pada keseimbangan primer atau di luar pembayaran bunga utang dari Rp14,2 triliun pada Januari 2018 menjadi Rp22,8 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Obral Insentif, Defisit...
Obral Insentif, Defisit APBN Diprediksi Melebar Capai Rp852 Triliun
Defisit APBN 2021 Sentuh...
Defisit APBN 2021 Sentuh 5,2%, Ekonom Ingatkan Ancaman Fiskal
Defisit APBN Maret 2020...
Defisit APBN Maret 2020 Tercatat Capai Rp76,4 Triliun
Pendapatan Negara Anjlok...
Pendapatan Negara Anjlok Rp472,3 Triliun, Defisit APBN Terus Dipantau
Defisit APBN Agustus...
Defisit APBN Agustus 2025 Tembus Rp321,6 Triliun
APBN 2022 Defisit 2,35%,...
APBN 2022 Defisit 2,35%, Sri Mulyani: Bukti Keuangan Negara Sehat dan Kuat
Berita Terkini
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
25 menit yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
46 menit yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
2 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
3 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved