KKP Genjot Potensi Budidaya Bawal Bintang untuk Pasar Ekspor

Sabtu, 07 Maret 2020 - 22:55 WIB
KKP Genjot Potensi Budidaya...
KKP Genjot Potensi Budidaya Bawal Bintang untuk Pasar Ekspor
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus menggenjot sektor budidaya perikanan laut untuk mendongkrak perekonomian nasional, penyerapan tenaga kerja, dan meningkatkan kesejahteraan pembudidaya.

Beberapa kegiatan pembangunan perikanan budidaya laut yang telah dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP adalah Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) dengan konsep sentra kawasan yakni di Provinsi Aceh pada tahun 2017-2019, di Kabupaten Meranti pada tahun 2021-2022 dan pada tahun 2021-2023 di Provinsi Kepulauan Riau.

“Harapannya di Kepri sebagai provinsi kepulauan dengan 99% adalah laut, terbentuk sentra sentra kawasan budidaya dengan berbagai komoditas unggulan yang dapat memberikan dampak signifikan bagi devisa negara dan perekonomian Indonesia,” kata Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto di Jakarta, Sabtu (7/3/2020).

Saat ini, kata Slamet, KKP terus mendorong pembudidaya untuk mengembangkan berbagai komoditas ikan laut, salah satunya adalah Bawal Bintang. Ikan tersebut dikenal dengan merek dagang silver pompano yang telah berkembang di Tanah Air.

"Teknologi budidaya Bawal Bintang sudah dikuasai dengan tingkat produksi yang cukup tinggi. Peluang pasar ikan Bawal Bintang juga cukup besar baik di pasar lokal maupun ekspor. Oleh karena itu, upaya pengembangan usaha budidaya Bawal Bintang masih terbuka untuk dikembangkan dalam berbagai skala usaha," jelasnya

Kepala BPBL Batam Toha Tusihadi menambahkan, Bawal Bintang mempunyai prospek yang sangat baik untuk dijadikan komoditas industrialisasi, maka pengembangan teknologi budidayanya menjadi fokus perhatian yang sangat penting. Budidaya ikan Bawal Bintang telah dikembangkan oleh BPBL Batam sejak tahun 1999 dan berhasil membenihkan secara massal sejak tahun 2007.

“Budidaya Bawal Bintang sangat menguntungkan, dengan harga jual rata-rata Rp95 ribu per kilogram dan biaya produksi seperti pakan, benih, obat-obatan, listrik, tenaga kerja dan lain lain sebesar Rp68 ribu per kilogram, maka keuntungan yang dapat diperoleh sekitar Rp27 ribu per kilogram,” jelas Toha.

Toha juga mengatakan, Bawal Bintang untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal di kota Batam masih perlu sekitar 3-4 ton per bulan dan pasarnya cukup menjanjikan.

Sebagai informasi, BPBL Batam telah berhasil memproduksi 211 ribu ekor benih bawal bintang pada tahun 2019. Sebanyak 33 ribu ekor untuk memenuhi permintaan di Provinsi Kepri dan sekitarnya dan sebanyak 110 ribu ekor untuk bantuan kelompok pembudidaya ikan di Provinsi Kepri dan Riau, sisanya untuk kegiatan perekayasaan dan pembesaran di keramba jarring apung BPBL Batam. Saat ini BPBL Batam memiliki 160 ekor induk untuk memproduksi benih bawal bintang secara massal.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Proyeksikan Potensi...
KKP Proyeksikan Potensi Sumber Daya Ikan Capai 12,01 Juta Ton di 2022
Memperkuat Ketahanan...
Memperkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat Melalui Perikanan Tangkap dan Budidaya
Menteri Trenggono: Pengembangan...
Menteri Trenggono: Pengembangan Perikanan Budidaya Berpotensi Miliaran
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
8 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
8 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
9 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
9 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
10 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
10 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved