BI Bidik UMKM Jawa Barat Gunakan QRIS

Kamis, 12 Maret 2020 - 01:22 WIB
BI Bidik UMKM Jawa Barat...
BI Bidik UMKM Jawa Barat Gunakan QRIS
A A A
BANDUNG - Bank Indonesia membidik pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk menggunakan Quick Response Indonesian Standard (QRIS). Penggunaan QRIS oleh pelaku usaha, diharapkan meningkatkan uang digital untuk transaksi ritel.

Kepada Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Jawa Barat, Pribadi Santoso, mengatakan pihaknya membidik seluas-luasnya penggunaan QRIS oleh pelaku usaha UMKM. Karena, dengan menggunakan metode pembayaran ini, pedagang dan konsumen sangat dimudahkan.

Pedagang, kata dia, cukup menempelkan satu stiker barcode. Sementara, konsumen yang akan membayar secara digital, hanya perlu melakukan scan barcode dari penyedia jasa sistem pembayaran. Saat ini ada 27 Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang telah memiliki persetujuan menyelenggarakan QRIS. Misalnya Ovo, Gopay, dan sejumlah perbankan.

Santoso mengungkapkan, secara nasional pengguna QRIS di Jabar masuk dalam urutan kedua setelah DKI Jakarta. Pihaknya akan terus berupaya meningkatkan dan mengoptimalkan jumlah pengguna dengan berbagai cara salah satunya sosialisasi ke setiap perguruan tinggi.

"Kalau target jumlah sih tidak ada, tapi kami akan optimalkan yang ada, apalagi jumlah penduduk dan UMKM di Jabar sangat besar, itu bisa dimaksimalkan," kata dia di Bandung, Rabu (11/3/2020).

Dia menyebut dengan QRIS, pihaknya optimis dapat mendorong kemajuan sektor UMKM dan dapat mempercepat akses keuangan bagi pelaku usaha dimanapun. Sehingga membantu peningkatan aktivitas inklusi ekonomi, dimana pelaku usaha tersebut berada.

Bank Indonesia secara nasional menargetkan 15 juta pelaku usaha atau UMKM bisa menggunakan QRIS pada tahun ini. Secara potensi, jumlahnya masih cukup besar, di mana jumlah UMKM di Indonesia diperkirakan 60 juta pelaku usaha.

Sementara itu, pada Pekan QRIS Nasional, hari ini BI Jabar melakukan sosialiasi dan edukasi kepada ratusan merchant di Aula BI Jabar. Seperti seperti Prima Rasa, Bakso Semar, Mie Merapi, Sei Sapi Lengkong, Kokumi Paskal, Coffee Toffee, Ropang Pizza, Warung Sate Maranggi, Justus Steak House dan lainnya. BI juga menghadirkan Gojek sebagai platform digital yang membangun ekosistem UMKM.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jabar, Herawanto, mengatakan edukasi terus kami lakukan kepada masyarakat dan merchant. Tujuannya agar masyarakat paham bagaimana cara menggunakan QRIS. QRIS digunakan oleh pedagang mikro, kecil, menengah dan besar seperti di pasar tradisional, pasar modern, pedagang keliling, mall, universitas, sekolah, kantin, koperasi dan lainnya.

Saat ini, QRIS telah digunakan oleh 2,7 juta merchant di seluruh provinsi se-Indonesia, di antaranya terdapat 612,883 merchant di Jawa Barat. Selain itu, terdapat 27 Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang telah memiliki persetujuan menyelenggarakan QRIS," beber dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
BI Bebaskan Biaya Transaksi...
BI Bebaskan Biaya Transaksi QRIS bagi Usaha Mikro
PNM Dinilai Sukses Dongkrak...
PNM Dinilai Sukses Dongkrak Ekonomi Perempuan Indonesia
RI-Thailand Resmikan...
RI-Thailand Resmikan Kerja Sama Kode QR, Belanja di Bangkok Bisa Pakai QRIS
Misbakhun Ajak Pelaku...
Misbakhun Ajak Pelaku UMK di Pasuruan Gunakan QRIS
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Berita Terkini
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
6 menit yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
57 menit yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
1 jam yang lalu
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
1 jam yang lalu
Menuju Fungsional, Hutama...
Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten untuk Tahun Ajaran Baru
2 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved