AAJI: Pemblokiran Rekening Jiwasraya Bisa Ganggu Industri Asuransi

Kamis, 12 Maret 2020 - 05:14 WIB
AAJI: Pemblokiran Rekening...
AAJI: Pemblokiran Rekening Jiwasraya Bisa Ganggu Industri Asuransi
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Budi Tampubolon, menilai pemblokiran rekening efek pada kasus Jiwasraya akan berdampak negatif terhadap industri jasa asuransi di Indonesia.

"Kalau kasus itu (Jiwasraya) tak cepat ada solusinya, belum lagi ada yang rekeningnya terblokir, lama-lama tingkat kepercayaan masyarakat bisa (turun)," ujar Budi di Rumah AAJI, Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Budi Tampubolon menjelaskan kondisi ketidakpastian global ditambah penyebaran virus corona menjadi tantangan bagi industri asuransi.

Meski demikian, sejauh ini, industri asuransi di Indonesia masih mencatat kinerja positif. Catatan AAJI pada akhir 2019 kemarin, industri asuransi mengalami pertumbuhan positif yaitu mencapai Rp243 triliun. Angka ini meningkat 18% dibandingkan tahun 2018 yang mencapai Rp204,89 triliun.

Budi pun memaparkan sejumlah hal mengapa industri asuransi bisa tumbuh positif di 2019 kemarin. Pertama, masyarakat semakin menyadari pentingnya asuransi jiwa. Kedua, layanan asuransi jiwa semakin meningkat. Ketiga, gencarnya kegiatan inklusi keuangan saat ini yang ikut mendukung pertumbuhan asuransi jiwa.

Masyarakat kita semakin memandang perlunya asuransi. layanan semakin membaik, financial literacy terus berjalan," katanya.

Kembali ke masalah Jiwasraya, Budi Tampubolon berharap pemerintah segera menemukan solusi untuk mengatasi masalah keuangan Jiwasraya yang berimbas pada gagal bayar klaim. "Karena permasalahan ini sudah terjadi sejak 2006," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Insentif Pajak Bagi...
Insentif Pajak Bagi Pemegang Polis Dinanti di Tengah Pagebluk Covid-19
BRINS Dinobatkan Sebagai...
BRINS Dinobatkan Sebagai Asuransi Terbaik 2021
Ckckck, Kuartal I Pendapatan...
Ckckck, Kuartal I Pendapatan Asuransi Jiwa Naik Lebih dari 13 Ribu Persen
Lampaui Kinerja Pra-Pandemi,...
Lampaui Kinerja Pra-Pandemi, Industri Asuransi Jiwa Raih Pendapatan Rp62 Triliun
Pertumbuhan Klaim dan...
Pertumbuhan Klaim dan Manfaat Industri Asuransi Jiwa Capai 23,5%
Asuransi Cigna Diversifikasi...
Asuransi Cigna Diversifikasi di Jalur Distribusi
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
4 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
4 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
5 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
5 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
5 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
6 jam yang lalu
Infografis
Harta Kekayaan Ivan...
Harta Kekayaan Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK yang Blokir Rekening Nganggur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved