Inpex Sambut Baik Lokasi Pelabuhan Kilang LNG Masela di Tanimbar

Selasa, 17 Maret 2020 - 01:15 WIB
Inpex Sambut Baik Lokasi...
Inpex Sambut Baik Lokasi Pelabuhan Kilang LNG Masela di Tanimbar
A A A
JAKARTA - Inpex Masela Ltd, selaku operator proyek Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Blok Masela menyambut baik penetapan lokasi pelabuhan Kilang LNG Abadi di Tanimbar, Maluku. Pihak Inpex menyatakan akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan SKK Migas guna melanjutkan proses pengadaan tanah untuk pelabuhan kilang LNG berdasarkan surat keputusan Gubernur Maluku.

“Kami telah mengetahui surat keputusan Gubernur Maluku tentang lokasi pelabuhan Kilang LNG Abadi. Kami menghargai, berterima kasih dan mendukung keputusan beliau (Gubernur Maluku),” ujar Corporate Communication Manager Inpex Masela Moch N Kurniawan di Jakarta.

Dia menambahkan, dengan keluarnya keputusan lokasi pelabuhan kilang tersebut, maka Inpex dapat merealisasikan tahapan proyek LNG Abadi sesuai dengan (plan of development) POD yang telah disetujui pemerintah Indonesia.

Sebelumnya, Gubernur Maluku menyetujui penetapan lokasi pelabuhan kilang gas alam cair LNG Lapangan Abadi di Wilayah Kerja Masela yakni di Pulau Nustual, Desa Lematang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Keputusan tersebut tertuang dalam SK Gubernur Maluku No. 96 Tahun 2020, tanggal 14 Februari 2020. Lokasi pembangunan pelabuhan seluas sekitar 27 hektare (ha) ini diperuntukkan untuk mendukung pengembangan dan produksi gas bumi Lapangan Abadi serta penyediaan sarana dan prasarana termasuk memfasilitasi perpindahan barang termasuk suku cadang.

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Sulistya Hastuti Wahyu menjelaskan, keputusan ini merupakan bukti konkret sinergi antara SKK Migas, Inpex dan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, yang telah mencapai kata sepakat menetapkan lokasi pembangunan pelabuhan. Menurutnya kadang-kadang proses seperti ini tidaklah mudah. “Namun berkat dukungan masyarakat melalui konsultasi publik, proses ini berjalan dengan baik dan cepat,” kata Sulistya.

Setelah penetapan lokasi, SKK Migas dan Inpex akan bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk proses pengadaan tanah tersebut. Dalam proses pengadaan tanah tersebut akan ada proses pengukuran dan pembayaran ganti rugi, yang dipimpin oleh BPN. “Diperkirakan memakan waktu sekitar delapan bulan,” katanya.

Lapangan Abadi merupakan lapangan pertama Blok Masela di wilayah Maluku yang sedang dikembangkan dan dioperatori oleh Inpex Masela, Ltd. Selain melakukan pembebasan tanah, saat ini Inpex juga melakukan tender Front End Engeineering Design (FEED) dan membuat pedoman rencana tender EPC (Engeineering, Procurement and Construction) yang akan digunakan sebagai parameter Final Investment Decision (FID).

Sementara itu, Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno mengatakan, FID akan dilakukan pada kuartal 4/2022. Apabila semuanya berjalan sesuai rencana, proses konstruksi akan mulai dilakukan mulai kuartal I/2023.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Shell Cabut, Inpex Yakin...
Shell Cabut, Inpex Yakin Proyek Masela Jalan Terus
Dukung Keberlanjutan...
Dukung Keberlanjutan Pasokan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi LNG Blok Masela
Shell Cabut dari Blok...
Shell Cabut dari Blok Masela, DPR Panggil SKK Migas hingga Inpex
PGN Gandeng Inpex Masela...
PGN Gandeng Inpex Masela Ltd Garap Proyek LNG Abadi, WK Masela
Pelabuhan Kilang LNG...
Pelabuhan Kilang LNG Abadi Masela Resmi Dibangun di Tanimbar Selatan
Minim Pengalaman, Kemampuan...
Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kembangkan Blok Masela Diragukan
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
58 menit yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
1 jam yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
2 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
5 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
5 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
6 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved