Rupiah Diprediksi Masih Sakit

Selasa, 17 Maret 2020 - 09:03 WIB
Rupiah Diprediksi Masih...
Rupiah Diprediksi Masih Sakit
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Selasa ini diprediksi masih sakit. Dalam perdagangan di pasar spot, Senin lalu, rupiah mengalami demam 155 poin atau 1,05% ke posisi Rp14.932 per USD.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan sentimen negatif pada rupiah disebabkan aset-aset berisiko masih tertekan, merespon pasar saham AS, Wall Street yang jatuh lebih dari 12%. Kekhawatiran pasar terhadap penyebaran wabah corona masih tinggi.

"Kelihatannya sentimen masih belum membaik. Aset-aset berisiko masih tertekan. Semalam Wall Street jatuh dalam lebih dari 12%. Kekhawatiran pasar terhadap penyebaran wabah corona masih tinggi," ujar Ariston di Jakarta, Selasa (17/3/2030).

Dia melanjutkan berita persiapan stimulus dari pemerintah AS bisa membantu mengangkat sentimen sebagian pelaku pasar. Pemerintah AS masih bernegosiasi dengan Senat untuk menggelontorkan paket stimulus yang lebih besar.

"Pemerintah Selandia Baru juga merilis stimulus 12,1 miliar dolar Selandia Baru pagi ini. Bank Sentral Australia juga mempersiapkan stimulus moneter lanjutan," katanya.

Dia menambahkan mata uang garuda masih berpotensi tertekan karena kekhawatiran penyebaran corona namun sentimen stimulus AS bisa membantu menahan pelemahan rupiah.

"Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berpotensi bergerak di Rp14.800-Rp15.100 per USD," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
22 menit yang lalu
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
42 menit yang lalu
Tren Liburan Jarak Dekat...
Tren Liburan Jarak Dekat Meningkat, Traveloka Hadirkan Diskon Perjalanan
1 jam yang lalu
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
1 jam yang lalu
Dorong Budaya Taat Pajak,...
Dorong Budaya Taat Pajak, Bapenda DKI Jakarta Beri Apresiasi Wajib Pajak PKB Teladan
1 jam yang lalu
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
1 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved