Rupiah Sakit Kronis ke Level Rp15.172 per Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2020 - 17:09 WIB
Rupiah Sakit Kronis...
Rupiah Sakit Kronis ke Level Rp15.172 per Dolar AS
A A A
JAKARTA - Pandemi virus corona telah membuat nilai tukar rupiah terus sakit-sakitan (kronis) terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Dalam perdagangan Selasa (17/3/2020), rupiah di pasar spot ditutup tidak berdaya 240 poin atau 1,61% ke level Rp15.172 per USD.

Sesi pembukaan, rupiah dibuka di indeks Bloomberg melanjutkan pelemahan 8 poin atau 0,05% ke level Rp14.940 per USD, berbanding penutupan Senin kemarin di posisi Rp14.932 per USD. Hari ini, rupiah bergerak di level Rp14.940-Rp15.172 per USD.

Rupiah lagi-lagi menjadi mata uang terlemah di pasar Asia. Berikutnya won Korea Selatan anjlok 1,46%, ringgit Malaysia sakit 1,02%, yen Jepang melemah 0,66%, baht Thailand turun 0,58%, yuan China melemah 0,39%, dolar Singapura merosot 0,36%, dan peso Filipina tidak berdaya 0,34%, dolar Taiwan merugi 0,12%.

Kondisi rupiah di data Yahoo Finance lebih parah, dengan tidak berdaya 336 poin atau 2,27% ke posisi Rp15.150 per USD, dibanding penutupan Senin kemarin di Rp14.814 per USD. Selasa ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.814-Rp15.150 per USD.

Pasar aset berisiko terus melemah karena investor pesimis dengan langkah bank sentral global dalam memadamkan rasa takut atas pandemi virus corona. Sehingga mereka memilih dolar AS sebagai mata uang paling likuid saat terjadi ketidakpastian global.

"Dolar AS mempertahankan keuntungan karena statusnya sebagai mata uang paling likuid saat kondisi global rapuh," tulis ING Bank seperti dilansir Reuters.

Indeks USD yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama naik 0,3% menjadi 98,444, dibanding sesi sebelumnya di 98,817. Euro turun 0,5% terhadap dolar AS menjadi USD1,1130. Poundsterling Inggris melemah 0,6% menjadi USD1,2192 dan yen Jepang jatuh 1% ke level 107 yen.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pasar Masih Khawatir...
Pasar Masih Khawatir Covid-19, Rupiah Diprediksi Tertahan
Lonjakan Kasus Covid-19...
Lonjakan Kasus Covid-19 Menekan Rupiah ke Rp14.226 per USD
Rupiah Pulang Tidak...
Rupiah Pulang Tidak Berdaya ke Rp14.245 per USD
Dua Sentimen Negatif...
Dua Sentimen Negatif ini Bikin Rupiah Loyo
Gelombang Kedua Covid-19...
Gelombang Kedua Covid-19 Bikin Rupiah Tertekan ke Rp14.206 per USD
Kasus Covid-19 Global...
Kasus Covid-19 Global Nanjak, Rupiah Masih Bisa Perkasa
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
21 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
47 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
53 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved