Rupiah Pulang Tidak Berdaya ke Rp14.245 per USD

Senin, 29 Juni 2020 - 16:19 WIB
loading...
Rupiah Pulang Tidak...
Rupiah pada Senin ini pulang tidak berdaya ke Rp14.245 per dolar Amerika Serikat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah tidak berdaya terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Senin (29/6/2020). Mata uang kecintaan kita ini di pasar spot, melemah 25 poin atau 0,18% ke level Rp14.245 per USD.

Awal perdagangan, rupiah di indeks Bloomberg dibuka tertekan 6 poin atau 0,05% ke Rp14.226 per USD, dibanding Jumat pekan lalu di Rp14.220 per USD. Senin ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.225-Rp14.262 per USD.

Dengan kerugian 25 poin, rupiah pun menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah pada Senin ini, disaat yang lainnya menguat. Won Korea Selatan bertambah 0,16%, ringgit Malaysia menguat 0,14%, peso Filipina naik 0,13%, dolar Taiwan positif 0,11%, rupee India naik 0,08%, dan yen Jepang menguat 0,04%.

Kasus virus corona asal China (Covid-19) yang kembali melonjak di seluruh dunia, membuat dolar AS kembali menjadi pilihan investor karena statusnya sebagai aset safe haven. Baca: Lonjakan Kasus Covid-19 Menekan Rupiah ke Rp14.226 per USD

Namun melonjaknya kasus Covid-19 membuat pemulihan ekonomi kembali jauh dari harapan. Melansir dari CNBC, Senin (29/6/2020), data Universitas John Hopkins melaporkan kasus Covid-19 di AS melonjak lebih dari 45.000 dalam sehari, menyebabkan negara bagian Texas dan Florida kembali menutup beberapa tempat usaha dan bisnis.

"Penutupan kembali kegiatan ekonomi di beberapa negara bagian AS akan membuat pemulihan ekonomi menjadi tertunda. Resesi ekonomi kemungkinan terjadi jika pembatasan luas kembali diterapkan. Ini bisa mengarah ke permintaan dolar AS di pasar," analisa Commonwealth Bank of Australia.

Indeks dolar AS yang melacak kinerja greenback terhadap enam mata uang utama menanjak ke 97,176 setelah sebelumnya berada di bawah level 97 pada akhir minggu lalu.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo
Berita Terkini
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved