alexametrics

Siaga Corona, Pelni Pastikan Pelayanan Operasional Kapal Tetap Normal

loading...
A+ A-
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)/Pelni memastikan penyebaran wabah virus corona di Indonesia tidak mengganggu aktivitas pelayanan operasional, baik pada kapal penumpang maupun kapal perintis yang dioperasikan oleh perseroan.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro mengatakan, Pelni tetap memberikan pelayanan seperti biasa dengan meningkatkan prosedur pengecekan terhadap para penumpang. Pengecekan suhu tubuh dilakukan guna menciptakan perjalanan yang aman dan sehat dalam rangka mencegah penyebaran virus di kapal.

"Sehubungan dengan adanya virus corona yang telah masuk di Indonesia, Pelni tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat di seluruh nusantara dan pelayanan kami baik itu penjualan tiket maupun pelayaran penumpang tetap berjalan normal seperti biasa," ungkap Yahya di Jakarta, Selasa (17/3/2020).



Disampaikan lebih lanjut, bahwa jadwal seluruh kapal penumpang juga tidak terganggu dengan adanya kejadian ini. Dia menambahkan, kegiatan sosialisasi mengenai virus corona juga dilakukan di lingkungan perusahaan. Hingga saat ini, yang sudah terlaksana dilakukan di Kantor Pusat Pelni, beberapa kapal seperti KM Ciremai, KM Nggapulu, KM Leuser, KM Awu, KM Dorolonda, serta di beberapa Kantor PELNI cabang, seperti Tg. Priok, Surabaya, dan Makassar.

Setelah melakukan sosialisasi dan penyemprotan disinfektan di atas kapal, manajemen juga melakukan penyemprotan disinfektan pada Kantor Pusat Pelni hari Minggu (15/3) lalu sebagai tindak lanjut. "Berbagai upaya akan dilakukan oleh manajemen sebagai upaya kami dalam mengurangi penyebaran virus corona di lingkungan Perusahaan," tegasnya.

Pelni sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top