Luhut Akan Sumbang Dana Perjalanan Dinas Tak Terpakai ke UKM

Rabu, 18 Maret 2020 - 04:12 WIB
Luhut Akan Sumbang Dana...
Luhut Akan Sumbang Dana Perjalanan Dinas Tak Terpakai ke UKM
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berencana menyumbangkan anggaran perjalanan dinas yang tidak terpakai kepada UKM. Pasalnya terang dia, sejak wabah virus corona (Covid-19) mewabah ke banyak negara, membuat pemerintah menunda semua perjalanan dinas ke luar negeri maupun antar kota di Tanah Air.

"Jadi kami punya banyak biaya perjalanan dinas luar negeri, kan enggak boleh jalan, ya sudah kita berikan saja kepada UKM-UKM atau pelaku di bawahnya termasuk dana desa," kata Luhut di Jakarta.

Menurut Luhut, kendati semua perjalanan dinas ditunda karena virus corona, semua menteri termasuk dirinya tetap produktif. Sebab, mereka mengaku tetap bisa menggunakan teknologi informasi untuk bisa berkoordinasi bersama jajarannya, juga dengan investor.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menginstruksikan agar penggunaan anggaran kerja kementerian dapat turut diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah pandemi global virus Corona.

Salah satunya, kata Jokowi, bisa dilakukan dengan menahan alokasi anggaran bagi kegiatan-kegiatan perjalanan dinas maupun pertemuan-pertemuan dan mengalihkannya ke program yang bisa membantu masyarakat.

Sementara itu Luhut juga mengimbau agar moda transportasi publik mengutamakan kebersihan dengan penyemprotan disinfektan tiga kali sehari. Instruksi ini diberikannya kepada Dirjen Perhubungan Laut, Dirjen Perhubungan Udara, Dirjen Perhubungan Darat dan Dirjen Perkeretaapian.

"Hal serupa agar dilaksanakan di daerah-daerah. Diharuskan ada sosialisasi publik atau pengumuman di titik-titik utama transportasi publik tentang gejala (symptom) corona dan imbauan untuk menjaga kebersihan diri sendiri dan kebersihan lingkungan, serta himbauan untuk menghindari perjalanan bagi yang merasa sakit," katanya.

Dia juga mengingatkan, agar masyarakat tidak panik dalam memghadapi virus corona (Covid-19). "Ya memang kita harus menghadapi ini, jangan panik karena kita pemrrintah sudah bekerja sangat baik," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Hadapi Tantangan Masa...
Hadapi Tantangan Masa Depan, Begini Desain Strategi Investasi RI
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Menko Luhut Gandeng...
Menko Luhut Gandeng Uni Emirat Arab Produksi 1 Juta Vaksin Corona
Berita Terkini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
5 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
41 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved