Cegah Kerugian Negara, Pelni Tertibkan Aset Perseroan

Minggu, 22 Maret 2020 - 20:15 WIB
Cegah Kerugian Negara,...
Cegah Kerugian Negara, Pelni Tertibkan Aset Perseroan
A A A
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)/Pelni segera melakukan proses pengosongan lahan perusahaan yang telah dihuni secara tidak sah di Jl. Pembangunan II, Gajah Mada No. 14 Jakarta Pusat. Lahan seluas 9.000 meter persegi tersebut sudah lebih dari 30 tahun dihuni para pensiunan, anak, cucu dan menantu mantan karyawan Pelni.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro menjelaskan, bangunan mess yang terletak persis di belakang kantor pusat tersebut semula ditempati oleh 35 orang pensiunan pelaut, yang pada 1993 menolak untuk ditertibkan (dikosongkan). Saat itu, jelasnya, Pelni baru saja selesai membangun kantor di Jl. Gajah Mada No. 14 yang saat ini ditempati sebagai kantor pusat perseroan.

"Karena menolak untuk ditertibkan, demi keamanan kantor, manajemen membangun tembok pengaman. Hal tersebut ternyata membuat penghuni menjadi semakin banyak, karena para pensiunan, anak, cucu, menantu yang tinggal di sana mengkomersialkan bangunan untuk disewakan seperti bangunan kos-kosan dan kontrakan. Uang masuk ke pribadi penghuni oknum pensiunan," jelas Yahya di Jakarta, Minggu (22/3/2020).

Sebelumnya pada tahun 2014, Pelni telah berupaya melakukan penertiban namun langkah tersebut belum berhasil. Tahun 2020 menjadi momen penting bagi Pelni untuk bertekad mengembalikan aset negara agar dapat dimanfaatkan untuk pengembangan perseroan. Pelni akan melaksanakan penertiban dengan melakukan pengosongan mess dan lahan yang telah diinisiasi sejak awal tahun 2020.

Kegiatan tersebut akan dilakukan dengan koordinasi terpadu dan langkah strategis terukur bersama jajaran terkait. Satu hal yang sangat penting bagi perseroan, tegas Yahya, adalah mengoptimalkan fungsi aset perusahaan sebagai aset negara/BUMN yang ditempati secara tidak sah oleh para pensiunan Pelni, anak, menantu dan penghuni lain yang menempati aset tanpa hak selama bertahun-tahun.

Yahya melanjutkan, tujuan penertiban aset-aset negara yang dikuasai pribadi atau kelompok untuk mencegah kerugian negara berkelanjutan. "Optimalisasi aset agar dapat dimanfaatkan untuk pengembangan perusahaan. Kami berkordinasi dengan pihak berwenang serta pihak keamanan terkait langkah ini guna mendukung pelaksanaan penertiban yang baik," jelasnya.

Untuk menjaga dan meningkatkan keamanan di lingkungan perusahaan, manajemen Pelni juga akan menambah personil pengamanan. "diperlukan kami akan memasang CCTV tambahan untuk memantau area kantor dengan titik pantau daerah rawan," pungkas Yahya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT PELNI Amankan Aset...
PT PELNI Amankan Aset Tanah dan Bangunan di Makassar
Cegah Penyebaran Covid-19,...
Cegah Penyebaran Covid-19, Pelni Lakukan Penyesuaian Operasional Kapal
PELNI Tegaskan Kasus...
PELNI Tegaskan Kasus Pemalsuan Ijazah Tak Ganggu Operasional Perusahaan
Pelni Serahkan Sepenuhnya...
Pelni Serahkan Sepenuhnya Kasus Dokter Palsu ke Penegak Hukum
Pelni Hemat Miliaran...
Pelni Hemat Miliaran Rupiah dari Efisiensi BBM Kapal
Beri Perlindungan ke...
Beri Perlindungan ke Penumpang Kapal, Pelni Gandeng Asuransi Aspan
Berita Terkini
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
45 menit yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
52 menit yang lalu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
1 jam yang lalu
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
2 jam yang lalu
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
3 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved