BRI Siapkan Ramuan Jitu Lindungi UMKM Indonesia

Selasa, 24 Maret 2020 - 14:07 WIB
BRI Siapkan Ramuan Jitu...
BRI Siapkan Ramuan Jitu Lindungi UMKM Indonesia
A A A
JAKARTA - Perkembangan pandemi Corona Virus Disease 19 (COVID-19) turut memberi tekanan kepada sektor UMKM yang kegiatan usahanya mayoritas masih menggunakan pola konvensional/interaksi jual beli tatap muka. Seperti diketahui sebelumnya pemerintah menghimbau menerapkan social distancing atau mengurangi aktivitas di luar rumah dalam upaya mencegah penyebaran corona.

Mengantisipasi kondisi tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka memetakan sektor-sektor ekonomi dan daerah yang terdampak dari penyebaran COVID19.

"BRI juga melaksanakan serangkaian skenario mulai strest test hingga melakukan selektif ekspansi untuk meningkatkan risk awareness jajaran bisnis," ujar Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto di Jakarta, Selasa (24/3/2020)

Kaitan menjaga kualitas kredit, BRI menyambut baik kebijakan relaksasi stimulus perekonomian yang di keluarkan oleh OJK pada hari Kamis (19/03). Sebagai tindak lanjut, BRI sudah menyiapkan beberapa mekanisme khusus, seperti relaksasi restrukturisasi dan relaksasi kebijakan kredit terdampak wabah covid-19.

Langkah ini merupakan upaya preventif BRI untuk mengurangi dampak terhadap kinerja debitur yang diperkirakan akan menurun akibat COVID19 sehingga meningkatkan risiko kredit yang berpotensi mengganggu kinerja perbankan.

Selain itu, pendampingan kepada nasabah UMKM akan terus dilakukan sebagai upaya menjaga kelangsungan usaha. Beberapa jurus yang dilakukan meliputi relaksasi pinjaman berupa rescheduling pembayaran angsuran. Ditambah, BRI juga membuka akses pasar untuk membantu penjualan produk nasabah UMKM melalui platform e-Commerce seperti halnya Indonesia Mall.

Kemudian, konsultasi & pelatihan manajemen bisnis yang diadakan di 157 Rumah Kreatif BUMN (RKB) kelolaan BRI di seluruh Indonesia serta bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung operasional bisnis pelaku UMKM.

Tak berhenti di sana, BRI juga memberikan insentif kepada nasabah mikro, kecil dan ritel dengan menurunkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) sampai dengan 50 basis point. "Langkah ini merupakan bagian dari relaksasi yang diberikan BRI bagi pelaku UMKM di saat-saat yang sulit," ungkap Amam.

Dia menambahkan prinsipnya, BRI senantiasa tanggap dan siap melakukan countercyclical di tengah tantangan wabah covid-19 dengan berbagai kebijakan relaksasi maupun upaya menjaga kelangsungan usaha dari setiap nasabah UMKM.

"Selanjutnya, kami terus berupaya melaksanakan prudential banking dan tetap melakukan ekspansi bisnis yang sehat secara selective growth," tutup Amam.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
PNM Dinilai Sukses Dongkrak...
PNM Dinilai Sukses Dongkrak Ekonomi Perempuan Indonesia
30 Pelaku UMKM Terpilih...
30 Pelaku UMKM Terpilih Dapatkan Pelatihan Lanjutan dari Sampoerna
Dilirik 82 Pembeli Mancanegara,...
Dilirik 82 Pembeli Mancanegara, UMKM BRI Bersaing di Pasar Global
10 Tahun Berjualan Lumpia...
10 Tahun Berjualan Lumpia Basah, UMKM Ini Terbantu KUR BRI
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
21 menit yang lalu
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
1 jam yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
1 jam yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
10 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
10 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
10 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved