Mark Dynamics Berencana Buyback Saham Rp15 Miliar

Rabu, 25 Maret 2020 - 20:37 WIB
Mark Dynamics Berencana...
Mark Dynamics Berencana Buyback Saham Rp15 Miliar
A A A
JAKARTA - Perusahaan cetakan sarung tangan kesehatan, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) senilai Rp15 miliar.

MARK adalah salah satu emiten produsen cetakan sarung tangan (handformer) dengan kapasitas terbesar di dunia dan berkantor pusat di Tanjung Morawa, Medan, Sumatra Utara, terdaftar sebagai Emiten di Bursa Efek Indonesia pada 12 Juli 2017.

Dalam hal ini, MARK menunjuk PT Panin Sekuritas Tbk untuk melakukan buyback saham perseroan. Adapun buyback akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia pada periode 23 Maret 2020 hingga 23 Juni 2020.

"Buyback tersebut akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh manajemen MARK. Yang pasti, pembeliannya akan dilakukan pada harga yang merujuk pada ketentuan yang berlaku," jelas Presiden Direktur MARK Ridwan Goh dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, Rabu (25/3/2020).

Rencananya, dana yang akan digunakan untuk buyback sebesar Rp15 miliar mengandalkan dari kas internal perseroan. Jumlah ini sudah termasuk biaya komisi pedagang perantara maupun biaya-biaya lainnya yang berkaitan dengan buyback.

Ridwan Goh menjelaskan rencana buyback perseroan telah sejalan dengan ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) menimbang kondisi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta kondisi perekonomian nasional dan regional yang ada.

Seperti diketahui, OJK mengizinkan semua emiten atau perusahaan publik melakukan buyback saham tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Kebijakan ini bertujuan memberi stimulus perekonomian dan mengurangi fluktuasi pasar didasari oleh tren penurunan IHSG yang mencapai 18,46% sejak awal tahun hingga surat edaran dikeluarkan. Serta kondisi perekonomian nasional dan regional yang mengalami perlambatan seiring merebaknya wabah virus corona, yang diidentifikasi sebagai "kondisi lain" dalam Peraturan OJK.

Dengan asumsi maksimum penggunaan dana Rp15 miliar, perseroan memproyeksikan ekuitas perseroan akan menjadi Rp261,5 miliar, apabila menggunakan laporan keuangan kuartal III 2019.

Perseroan berkeyakinan buyback yang dilakukan tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha perseroan, sebab perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha perseroan.

"Berkenaan dengan transaksi tersebut, maka dampak terhadap biaya operasional perseroan tidak akan material, sehingga laba rugi diperkirakan masih sejalan dengan target perseroan," terang Ridwan Goh.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diterpa Ketidakpastian...
Diterpa Ketidakpastian Global, MARK Optimistis Capai Target Kinerja 2025
Penjualan Pencetakan...
Penjualan Pencetakan Sarung Tangan Naik 9,94% di Masa Pandemi Covid-19
Produksi Sarung Tangan...
Produksi Sarung Tangan Naik, Laba Bersih Mark Dynamics Tumbuh 7,45%
Emiten Cetakan Sarung...
Emiten Cetakan Sarung Tangan MARK Cetak Margin Laba Tembus 31,49 %
Permintaan Sarung Tangan...
Permintaan Sarung Tangan Melonjak, Mark Dynamics Bidik Penjualan Rp1 Triliun
Penjualan Sarung Tangan...
Penjualan Sarung Tangan Meroket Gegara Pandemi, MARK Panen Duit Miliaran
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menghijau ke 6.187, Ada 407 Saham Melompat Tinggi
45 menit yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Lagi, Melesat Rp30 Ribu di Awal Pekan
56 menit yang lalu
IHSG Sempat Anjlok Parah...
IHSG Sempat Anjlok Parah ke Level Terendah, Pekan Ini Berpeluang Cetak Rebound Terbatas
2 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Longsor...
Harga Minyak Dunia Longsor di Bawah USD100, Selat Hormuz Bakal Segera Dibuka?
2 jam yang lalu
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Minyak Terbesar Dunia, di Mana Posisi Indonesia?
13 jam yang lalu
Perusahaan Hadapi Tantangan...
Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital
14 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved