alexametrics

Dukung UMKM Saat Krisis Covid-19, Xendit Gulirkan "Business For Good"

loading...
A+ A-
JAKARTA - Xendit, salah satustartupteknologi finansial di Indonesia yang menyediakan solusi pembayaran, menghadirkan inisiatif “Xendit Business For Good” guna mendukung hingga 200 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan memastikan kelangsungan bisnis mereka di saat pandemik Covid-19.

Inisiatif ini diawali ketika manajemen Xendit menyadari bahwa banyak bisnis yang mengalami hambatan akibat dari adanya wabah Covid-19. Dengan diberlakukannya kebijakansocial distancing,bekerja dari rumah, dan naiknya harga kebutuhan sehari-hari, kondisi tersebut tentunya mengubah dinamika ekonomi dunia yang menyebabkan berbagai bisnis untuk melambat. Bahkan, sebagian bisnis tidak dapat selamat melewati kondisi ekonomi ini.

Kendati demikian, terdapat beberapa bisnis yang dapat berkembang di masa-masa sulit seperti ini. Di China, layanan pesan-antar memiliki peran yang sangat penting dalam membantu krisis makanan saat virus corona tengah menyebar.



Untuk mengurangi penyebaran virus corona ini, pengusaha industri layanan makanan telah mengembangkan metode baru untuk mengirimkan makanan kepada publik. Pengiriman makanan dilakukan tanpa harus berinteraksi dengan kurir pengiriman (contactless delivery).

Contoh ini menunjukkan bagaimana bisnis dapat tetap berhasil di masa krisis dengango-digital. Situasi ini juga menunjukan pentingnya metode pembayaran online agar keberlangsungan layanan non-fisik dapat berjalan dengan mulus.

Dampak dari krisis Covid-19 ini, secara langsung dan tidak langsung, telah mempengaruhi banyak komunitas dan bisnis di seluruh dunia secara signifikan. Oleh karenanya, Xendit merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu.

Untuk mendukung bisnis di Indonesia di masa yang sulit ini, Xendit menghadirkan programXendit Business for Gooddengan memberikan tunjanganuntuk 100 bisnis yang terpilih. Tidak hanya itu, Xendit juga memberikan dukungan finansial berbunga rendah kepada UMKM dan pebisnis hingga 100 perusahaan. Program ini tidak dibatasi sektor industrinya, namun harus memenuhi kriteria telah beroperasi selama lebih dari 3 bulan.

“Kami mengerti bahwa banyak bisnis yang sedang mengalami kesulitan dengan adanya wabah coronavirus ini. Maka dari itu, Xendit ingin membantu di saat dan di mana kami bisa. Kami tahu bahwa sedikit dukungan finansial dapat membawa dampak yang besar. Dengan inisiatif ini kami berharap kami dapat meringankan beban bisnis lokal dan terus mendukung mereka," ujar COO dan co-founder Xendit, Tessa Wijaya, melalui siaran pers, Sabtu (28/3/2020).

Tessa menjelaskan, terdapat dua dukungan finansial yang diberikan melalui program Business for Good ini. Pertama, tunjangan (grant), yaitu membantu bisnis untuk merambah kedigital dan mulai menerima pembayaran secara online dalam beberapa hari kerja.

Melalui dukungan ini, penerima dapat mengaktifkan berbagai metode pembayaran, dan tidak ada biaya untuk transaksi yang dilakukan selama satu bulan.

Kedua, dukungan finansial (financial support), yaituXendit menyediakan dukungan finansial modal kerja yang dapat digunakan untuk menutupi biaya operasional termasuk kebutuhanpayroll.

Penerima dukungan ini menikmati bunga dukungan finansial yang rendah, dapat digunakan untuk menutupi biaya operasional, serta pembiayaan cepat dan fleksibel

Mulai dari 20 Maret 2020, bisnis-bisnis dapat langsung melakukan pendaftaran untuk programtunjangandandukungan finansial. "Tim Xendit akan menghubungi klien untuk mereview proses aplikasi mereka setelah pengajuan," ucap Tessa.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top