Pelayanan Tak Kendor, KAI Bentuk Satgas Penanganan Virus Corona

Senin, 30 Maret 2020 - 17:39 WIB
Pelayanan Tak Kendor,...
Pelayanan Tak Kendor, KAI Bentuk Satgas Penanganan Virus Corona
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Virus Corona untuk pencegahan penularan infeksi virus corona di wilayah kerja perusahaan, stasiun, dan di atas kereta api.

"Satgas ini bertugas di Kantor Pusat dan seluruh wilayah operasional KAI di Pulau Jawa dan Sumatra. Satgas Daerah melaporkan kejadian di daerahnya masing-masing setiap hari untuk dapat menjadi bahan evaluasi di Satgas Pusat dan dapat segera ditindaklanjuti," ujar Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro dalam keterangan resminya, Senin (30/3/2020).

Satgas ini bertugas untuk memastikan implementasi edaran direksi terkait antisipasi penyebaran virus corona berjalan dengan baik, memastikan seluruh protokol pencegahan sudah dilaksanakan, memastikan kesiapan fasilitas pencegahan dan penanganan, berkoordinasi dengan pihak eksternal, dan melakukan evaluasi serta upaya perbaikan setiap harinya.

Selain itu, Satgas KAI juga memastikan tersedianya fasilitas alat kesehatan seperti thermogun, handsanitizer, masker, sarung tangan, dan ruang isolasi sementara. Satgas KAI juga merekap laporan harian Satgas Daerah sebagai bahan laporan direksi ke Kementerian BUMN.

KAI juga melakukan upaya paling efektif saat ini yakni physical distancing dengan menerapkan pengurangan okupansi dan perjalanan KA secara ekstrim yang dilaksanakan atas kerjasama berbagai unit kerja terkait.

"Meski KAI sudah melakukan berbagai antisipasi, kewaspadaan masing-masing penumpang juga merupakan hal yang utama. Misalnya menjaga jarak dengan penumpang lainnya, menjaga pola hidup bersih dan sehat, serta bagi yang merasa sakit untuk menggunakan masker atau bahkan jangan memaksakan diri untuk bepergian," tutup Edi.

Adapun langkah-langkah antisipasi KAI dalam rangka menghadapi penyebaran virus corona seperti melakukan pengukuran suhu tubuh penumpang pada saat boarding, melarang penumpang yang memiliki suhu diatas 38 derajat celsius untuk naik kereta, penyemprotan desinfektan setiap 30 menit sekali di lokasi yang sering dipegang oleh penumpang, menyediakan masker bagi penumpang yang sakit dan menyediakan ruang isolasi sementara bagi yang sedang sakit.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT KAI Terapkan Protokol...
PT KAI Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat
Catat, Penumpang Kereta...
Catat, Penumpang Kereta dari Bandung ke Jakarta Harus Jujur Isi CLM
KAI Daops 6 Yogyakarta...
KAI Daops 6 Yogyakarta Operasikan Tiga Kereta Api saat Idul Adha
Dihantam Corona, Pendapatan...
Dihantam Corona, Pendapatan KAI Anjlok dari Rp23 Miliar Jadi Rp300 Juta/Hari
Dihantam Covid-19, KAI...
Dihantam Covid-19, KAI Pastikan Tidak Akan PHK Karyawan
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
Berita Terkini
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
22 menit yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
54 menit yang lalu
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
1 jam yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
1 jam yang lalu
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
2 jam yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
2 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved