KBIJ Luncurkan SKORKU, Aplikasi Penilaian Permohonan Kredit

Selasa, 31 Maret 2020 - 12:59 WIB
KBIJ Luncurkan SKORKU,...
KBIJ Luncurkan SKORKU, Aplikasi Penilaian Permohonan Kredit
A A A
JAKARTA - PT Kredit Biro Indonesia Jaya (KBIJ), biro kredit swasta yang diberi izin operasional oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memperkenalkan SKORKU ke pasar keuangan Indonesia. SKORKU dikembangkan menggunakan data industri kredit dan algoritma yang dihasilkan oleh teknologi machine learning terkini.

Skor model ini dikembangkan oleh OneConnect Financial Technology Co., Ltd. (NYSE: OCFT), layanan teknologi terkemuka bagi institusi keuangan selaku mitra teknologi (technology partner) KBIJ.

SKORKU adalah sistem skor tiga digit, mulai dari 470 hingga 710, yang merangkum semua informasi termasuk laporan kredit, menjadi skor tunggal. Informasi mengenai demografi debitur, jangka waktu kredit, pola pembayaran dan jenis kredit digunakan untuk mengukur potensi risiko kredit dan memprediksi kemungkinan gagal bayar.

SKORKU dikembangkan untuk menginformasikan profil risiko kepada lembaga pembiayaan dalam menilai permohonan kredit baru (dengan atau tanpa riwayat kredit) dan menambah informasi yang lebih akurat untuk keputusan pemberian kredit. Hal tersebut memungkinkan lembaga pembiayaan untuk menilai dengan cepat kualitas pemohon kredit dan membuat keputusan yang konsisten.

Dibandingkan dengan cara penilaian internal yang sudah ada, SKORKU berpotensi meningkatkan tingkat persetujuan sebesar 20% hingga 60% dan dapat mengurangi bad rate sebesar 10% hingga 40% terhadap tingkat persetujuan yang diberikan. Hal ini dapat mengurangi biaya secara signifikan akibat berkurangnya kredit macet.

Direktur Utama PT OneConnect Financial Technology Indonesia Hendra Tan mengatakan, SKORKU adalah produk pertama yang dikembangkan oleh OneConnect dan KBIJ. Dia menjelaskan, OneConnect sudah melayani lebih dari 3.700 pelanggan, termasuk bank-bank besar di China.

"Lending Platform kami sudah mencapai ratusan juta konsumen dan memfasilitasi lebih dari 4,2 juta penilaian risiko kredit setiap harinya. Kami menggunakan algoritma machine learning yang mengolah keseluruhan data dan mengubahnya menjadi skor kredit, sehingga menghasilkan penilaian kualitas peminjam dengan cepat dan akurat," ungkapnya melalui siaran pers, Selasa (31/3/2020).

Direktur Operasional PT Dana Kini Indonesia, anak usaha Kawan Lama Group, Andreas Budianto mengatakan bahwa Dana Kini menyambut baik produk scoring yang dapat menunjang keputusan kredit dalam waktu yang sangat singkat seperti SKORKU. Dengan menggunakan SKORKU melalui B2B berbasis API (Application Program Interface), lembaga pembiayaan dapat mempersingkat proses persetujuan kredit yang awalnya memakan waktu beberapa hari menjadi hanya beberapa menit saja.

Selain memberikan layanan skor, keahlian KBIJ adalah mengolah database terkait informasi kredit secara akurat dan memberikan layanan produk bernilai tambah seperti data analitik dan portfolio monitoring. Layanan bernilai tambah tersebut dapat digunakan untuk menyempurnakan kebijakan dan prosedur dari lembaga pembiayaan dalam hal pemberian kredit sehingga dapat mengurangi risiko kredit macet dengan cepat.

"Biro kredit swasta adalah bagian dari infrastruktur industri perbankan dan keuangan yang modern. Kami bangga telah menjadi bagian dari tonggak penting dalam meningkatkan industri perbankan dan keuangan di Indonesia, sehingga dapat sejajar dengan industri keuangan di dunia," tambah Presiden Direktur KBIJ Dinno Indiano.
(fjo)
Berita Terkait
Penjaminan KUR Askrindo...
Penjaminan KUR Askrindo hingga Februari Tembus Rp20 Triliun
Kemajuan Teknologi Beri...
Kemajuan Teknologi Beri Tantangan Berat untuk Bisnis Agen Perjalanan
Penjaminan KUR UMKM...
Penjaminan KUR UMKM Askrindo Tembus Rp148,9 Triliun di 2021
Askrindo Jamin 20,7...
Askrindo Jamin 20,7 Juta Penerima KUR Dengan Total Volume Rp396,4 T
Dukung Pulihkan Ekonomi,...
Dukung Pulihkan Ekonomi, Askrindo Lakukan Penjaminan KMK ke 15.090 Debitur
Askrindo Catatkan Penjaminan...
Askrindo Catatkan Penjaminan Kredit Modal Kerja PEN Tembus Rp2,5 Triliun
Berita Terkini
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
2 jam yang lalu
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
2 jam yang lalu
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
3 jam yang lalu
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
3 jam yang lalu
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
4 jam yang lalu
Infografis
Iran Luncurkan Kota...
Iran Luncurkan Kota Rudal Bawah Tanah Berisi Ribuan Rudal Presisi
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved