Inflasi 0,10%, Ekonomi Sebut Akibat Penurunan Permintaan

Kamis, 02 April 2020 - 05:03 WIB
Inflasi 0,10%, Ekonomi...
Inflasi 0,10%, Ekonomi Sebut Akibat Penurunan Permintaan
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulan Maret 2020 mencapai 0,10%. Terkait hasil ini, ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah menilai angka inflasi 0,10% merupakan angka yang rendah.

Piter mengatakan rendahnya inflasi karena menurunnya permintaan akibat penyebaran pandemi corona. Lanjut dia, menurunnya permintaan juga mengakibatkan sejumlah harga kelompok barang menurun.

"Beberapa kelompok barang mengalami penurunan harga disebabkan oleh turunnya permintaan ditengah wabah corona," ujar Piter saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Namun, ada sejumlah kelompok barang yang mengalami kenaikan harga karena penerapan pemerintah (administered prices) dan kenaikan permintaan seperti bawang bombai, telur, dan gula akibat kelangkaan pasokan.

Sementara itu, ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistria menilai rendahnya angka inflasi karena melemahnya konsumsi rumah tangga. Masyarakat lebih banyak berhemat dan hanya mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak di saat krisis Covid-19.

"Melemahnya konsumsi terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen Bank Indonesia yang menunjukkan penurunan sejak Januari-Februari dari 121,7 poin ke 117,7 poin. Selain itu, pertumbuhan kredit konsumsi menurun per Februari menjadi 6,1%. Lebih rendah dari Januari sebesar 6,2%," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Ramal Konsumsi...
Sri Mulyani Ramal Konsumsi Rumah Tangga Amblas ke 0%
Inflasi Rendah, Andalan...
Inflasi Rendah, Andalan Sri Mulyani Masih Itu-itu Aja
Menko Airlangga Buka-bukaan...
Menko Airlangga Buka-bukaan Soal Strategi Menjaga Pertumbuhan Ekonomi dan Mitigasi Tantangan
Konsumsi Rumah Tangga...
Konsumsi Rumah Tangga Melambat
Sudah Rp176 Triliun...
Sudah Rp176 Triliun Dikucurkan Buat Bansos tapi Konsumsi Tetap Minus, Kok Bisa?
Konsumsi Rumah Tangga...
Konsumsi Rumah Tangga Jakarta Capai 5,28 Persen
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
2 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
2 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
3 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
3 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved