Pertama Dalam Sejarah, 27 Klaster BUMN Dipangkas Jadi 14

Jum'at, 03 April 2020 - 13:16 WIB
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, 27 Klaster BUMN Dipangkas Jadi 14
A A A
JAKARTA - Restrukturisasi anak cucu perusahaan negara yang dinilai tidak efisien akan berlanjut, dimana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan melakukan perampingan kluster. Hal ini menjadi pertama kali sepanjang sejarah BUMN, ketika dari 27 klaster bisnis yang ada di Kementerian akan dirampingkan jadi 14 klaster atau kurang lebih 50%.

(Baca Juga: Erick Thohir Pastikan Perampingan Anak Cucu BUMN Tetap Berjalan )

Sambung Erick mengutarakan, nantinya setiap wakil menteri masing-masing akan mengawasi 7 sampai 8 klaster. "Dari 27 kluster kita akan coba sesuai supply chain dan bisnis. Kita coba sampai 14 kluster efisiensi. Masing-masing wamen megang 7 sampai 8 klaster," ujar Menteri Erick di Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Menurutnya perampingan dilakukan dengan menyisir satu per satu perusahaan BUMN yang tidak memiliki kinerja dan dampak besar bagi negara. Tidak hanya perampingan klaster, nantinya juga akan dilakukan efisiensi anak usaha perusahaan.

"Tentu kalau masing-masing perusahaan tergantung hasil diskusi review direksi dengan konsultan pendampingnya. Mana yang bisa diefisiensikan. Sekarang yang penting dengan Covid-19, ketahanan cash flow masing-masing perusahaan menjadi raja. Ini kenapa harus efisien," jelasnya.

Dia menambahkan, proses perampingan klaster perusahaan tersebut pertama kali dilakukan sepanjang Kementerian BUMN berdiri. Oleh karena itu, rencana bisnis ini akan terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan.

"Kita tidak mau hanya bicara size tapi tidak sehat. Kita harus laporkan kepada Kemenkeu dulu. Ini pertama kali sepanjang kementerian ini berdiri. Saya harapkan para perusahaan BUMN banyak yang sudah Tbk dan harus punya arah serta kepastian yang jelas karena persaingan ini akan terus," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini Daftar BUMN dan...
Ini Daftar BUMN dan Anak Usaha yang Akan Melantai ke BEI
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
7 BUMN Mati Suri Dibubarkan,...
7 BUMN Mati Suri Dibubarkan, Pengamat: Warning Bagi yang Lain!
Tidak Produktif dan...
Tidak Produktif dan Rugikan Negara, 7 BUMN Layak Dibubarkan
Erick Thohir Wajib Melakukan...
Erick Thohir Wajib Melakukan Syarat Ini Sebelum BUMN Melantai ke Pasar Modal
BUMN Muda: Jangan Remehkan...
BUMN Muda: Jangan Remehkan Capaian Perusahaan Pelat Merah dengan Isu Diganti Koperasi
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
13 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
17 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
18 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved