Stimulus Jepang Pukul Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp16.200

loading...
Stimulus Jepang Pukul Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp16.200
Stimulus Jepang Pukul Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp16.200
JAKARTA - Langkah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengeluarkan paket stimulus fiskal sebesar USD1 triliun untuk mengantisipasi dampak ekonomi akibat pandemi corona, telah menguatkan mata uang negara-negara Asia.

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di pasar spot Bloomberg, Selasa (7/4/2020), ditutup menguat 213 poin atau 1,29% ke level Rp16.200 per USD, dibanding Senin kemarin di Rp16.413 per USD.

Sesi pembukaan, rupiah langsung tancap gas dengan menguat 27 poin atau 0,17% ke level Rp16.385 per USD. Selasa ini, rupiah bergerak di level Rp16.200-Rp16.432 per USD.

Penguatan rupiah juga terpantau di data Yahoo Finance, dengan perkasa 301 poin atau 1,82% menjadi Rp16.250 per USD, dibanding posisi Rp16.551 per USD pada Senin kemarin. Hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp16.250-Rp16.551 per USD.



Rupiah mengambil keuntungan dari jatuhnya dolar Amerika Serikat, setelah investor mencermati langkah Jepang yang kembali memberi stimulus fiskal USD1 triliun demi mengimbangi dampak ekonomi akibat pandemi corona.

Investor menilai yen Jepang akan terus menguat dalam waktu dekat setelah PM Shinzo Abe setuju menyatakan keadaan darurat bagi Tokyo dan bagian lain Jepang untuk memperlambat penyebaran infeksi virus corona.

Melansir dari CNBC, Selasa (7/4/2020), langkah tersebut membuat indeks USD yang melacak kinerja greenback terhadap enam mata uang utama, melemah ke 100,205, setelah sesi sebelumnya berada di 100,79. Dolar AS turun 0,32% menjadi 108,89 yen pada Selasa ini.



Stimulus Jepang membuat mata uang Asia lainnya menguat lawan dolar AS pada Selasa ini, dimana won Korea Selatan naik 0,69%, yuan China menguat 0,47%, ringgit Malaysia bertambah 0,45%, rupee India naik 0,43%, dolar Taiwan menguat 0,33%, dan baht Thailand naik 0,31%, dan peso Filipina bertambah 0,12%.
(ven)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top