Kemenkeu Kaji Skema Penyaluran Subsidi Energi Secara Langsung

Rabu, 08 April 2020 - 16:01 WIB
Kemenkeu Kaji Skema...
Kemenkeu Kaji Skema Penyaluran Subsidi Energi Secara Langsung
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mengkaji untuk mengubah skema subsidi energi. Adapun subsidi energi tersebut akan langsung disalurkan ke masyarakat atau tanpa melalui perantara.

Hal ini seiring dengan pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir yang menyampaikan rencana pemerintah menerapkan kebijakan subsidi energi yang baru ke depan. Subsidi listrik, bahan bakar minyak minyak (BBM), dan elpiji, nantinya akan langsung disalurkan kepada masyarakat dan tidak lagi melalui BUMN.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (kemenkeu) Askolani menjelaskan, pemerintah tengah membahas rencana perubahan skema subsidi energi dalam sidang kabinet. "Betul dari menteri BUMN sudah coba review awal mengenai subsidi ke depan. Dan ada sebagian sudah didiskusikan juga dengan Kemenkeu dan tentunya sedang dalam proses, sebab kami melihat perubahan dan review ini bukan hanya untuk jangka pendek tapi jangka panjang," ujar Askolani dalam konferensi pers melalui video, Rabu (8/4/2020).

Menurutnya, penanganan Covid-19 yang sekarang dilakukan bisa menjadi kajian secara komprehensif untuk merancang kebijakan ke depannya. "Ini bisa menjadi pijakan untuk reformasi di tahun-tahun ke depan. Tidak hanya subsidi, juga kebijakan di bidang kesehatan, jaring pengaman sosial, dan perlindungan UMKM," kata Askolani.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Andin Hadiyanto menilai, desain subsidi yang baik memang langsung diberikan kepada penerima atau masyarakat membutuhkan. Hanya saja, kata Andin, tantangan terbesar yang akan dihadapi adalah data. "Database-nya harus lebih baik dan lengkap," tegasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Subsidi Listrik 2024...
Subsidi Listrik 2024 Capai Rp75,83 Triliun, Kemenkeu: Pastikan Tepat Sasaran
Kemenkeu Pangkas Subsidi...
Kemenkeu Pangkas Subsidi Energi Sebesar Rp5,3 Triliun
Duh Realiasisi Subsidi...
Duh Realiasisi Subsidi Turun Hanya Rp196,2 Triliun
Stafsus Sri Mulyani...
Stafsus Sri Mulyani Tekankan Kenaikan Anggaran Subsidi BBM Sah Sesuai Aturan
Menkeu Beri Subsidi...
Menkeu Beri Subsidi Bunga Hingga Rp34,15 Triliun untuk UMKM
Subsidi Bunga Kredit...
Subsidi Bunga Kredit Sebesar 6% Diberikan Bagi UMKM
Berita Terkini
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
31 menit yang lalu
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
1 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
1 jam yang lalu
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
2 jam yang lalu
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Terkuat di...
10 Negara Terkuat di Dunia 2025 secara Militer Versi GFP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved