Moratorium PNS bikin target peserta Askes tak berubah

Jum'at, 23 Desember 2011 - 14:06 WIB
Moratorium PNS bikin...
Moratorium PNS bikin target peserta Askes tak berubah
A A A
Sindonews - Perusahaan asuransi jiwa skala besar milik pemerintah, PT Askes (Persero), optimistis mampu meraup laba bersih sebesar Rp 1,6 triliun hingga akhir ini.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Askes I Gede Subawa dalam konferensi pers kinerja Askes di Kantor ASKES Regional IV Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (23/12/2011).

Sementara itu, untuk menghadapi tahun 2012, perseroan menargetkan pendapatannya bisa menembus Rp10,6 triliun. Namun untuk laba bersih tetap Rp 1,6 triliun. "Karena premi naik, tapi tarif juga kita naikkan, jadi sama," jelas Subawa.

Dari sisi kepesertaan, Askes memperkirakan pada tahun 2012 tidak ada tambahan mengingat adanya moratorium penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Peserta Jamkesmas Askes hingga triwulan III-2011 tercatat sebanyak 76,4 juta jiwa.

"Peserta Askes sekarang 16,2 juta untuk tahun ini kita tidak ada perubahan target paling besar akan bertambah 16,5 juta," ucap Subawa kepada Sindonews.

Sementara itu, terkait pembentukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Subawa mengaku tidak ada hal spesifik yang berubah. Hanya saja BUMN Asuransi harus bekerja lebih giat karena volumenya akan bertambah.

"PT Askes senantiasa telah menjadi pola pikir dan pola kerja di setiap tindakan seluruh jajaran perusahaan sehingga hal ini yang menjadi landasan untuk meningkatkan sistem kerja yang efisies dan efektif dalam pengelolaan SDM serta untuk meningkatkan tanggung jawab manajemen pada pemegang saham atau stakeholder lainnya," ungkapnya.

Ia menjamin setelah adanya BPJS, pelayanan Askes tidak berubah. Askes bahkan ingin meningkatkan indeks kepuasan peserta yang pada tahun 2011 ini sebesar 87,2 persen dan ditingkatkan lagi setelah ada BPJS menjadi 88 persen. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved