Bank ICB Bumiputera merugi di tahun 2011

Rabu, 28 Desember 2011 - 13:07 WIB
Bank ICB Bumiputera...
Bank ICB Bumiputera merugi di tahun 2011
A A A
Sindonews.com - Hingga kuartal III-2011, Bank ICB Bumiputera belum meraih laba melainkan menderita kerugian sebesar Rp27,64 miliar.

Menurut Plt. Presiden Direktur Bank ICB Bumiputera Tay Un Soo dalam Paparan Publik Tahunan di Menara ICB Bumiputera, Jakarta, siang ini menyatakan kerugian yang terjadi terlihat pada penurunan pendapatan sebesar 12 persen dan biaya operasional yang sangat tinggi sebesar 11,7 persen. Sementara itu, dana pihak ketiga turun menjadi Rp6,78 triliun.

Secara kompleks, permasalahan kerugian yang dialami ICB Bumiputera disebabkan oleh beberapa hal. "Seperti bank yang secara bertahap telah melakukan realokasi struktur portofolio asetnya terutama mengarah kepada sektor dengan potensi ekonomi dan tumbuh. Hal ini awalnya untuk menuju struktur portofolio aset yang lebih terdiversifikasi," ujarnya.

Hingga sembilan bulan ini, Bank ICB Bumiputera masih menanggung biaya dengan bunga tinggi yang diduga awalnya dapat untuk mempertahankan tingkat simpanan dan target Loan To Deposit Ratio (LDR) .

Penyebab lain yang memicu kerugian yaitu adanya peningkatan biaya pencadangan kredit dikarenakan adanya pergeseran penerapan impairment dari kolektif ke individual seiring penerapan prinsip Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) oleh Bank Indonesia.

"Kerugian memang mengangkat sisi negatif pada kinerja kami selama sembilan bulan ini, namun kami akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kinerja di 2012 dengan program-program yang lepas landas," ucap Corporate Secretary Bambang Setiawan. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
21 menit yang lalu
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
9 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
10 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
11 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
11 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved