Serapan BMDTP masih rendah

Minggu, 08 Januari 2012 - 17:23 WIB
Serapan BMDTP masih...
Serapan BMDTP masih rendah
A A A
Sindonews.com - Serapan fasilitas bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP) bagi sektor industri pada tahun ini dikhawatirkan akan tetap rendah seperti realisasi tahun lalu. Pasalnya, hingga saat ini peraturan menteri keuangan (PMK) induk dan sektor untuk fasilitasi itu belum juga diterbitkan.

Kepala Pusat Pengkajian Kebijakan dan Iklim Usaha Industri BPKIMI Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Harris Munandar mengatakan, untuk BMDTP tahun lalu, PMK induk terbit bulan Desember 2010.

Namun, jelas dia, hal tersebut tidak diikuti langsung dengan penerbitan PMK sektor yang baru terbit di Agustus 2011. Alhasil, para pengusaha baru bisa mengajukan pada Oktober 2011. Akibatnya, realisasi serapan BMDTP 2011 tidak maksimal, yakni dipotong menjadi 25 persen dari dana pagu dengan realisasi hanya sekitar 12,8 persen.

Sedangkan untuk tahun ini, lanjutnya, Kemenperin mengusulkan pagu anggaran BMDTP sebesar Rp870 miliar untuk 14 sektor industri. Jumlah itu naik dari pagu 2011 yang disetujui sebesar Rp285,24 miliar dari usulan awal Rp1,13 triliun.

Menurutnya, keterlambatan penerbitan PMK induk dan sektor berpotensi mengancam pertumbuhan industri karena BMDTP merupakan stimulus daya saing industri nasional.

“Kementerian Keuangan berjanji menerbitkan PMK induk dan sektor lebih cepat. Jadi, kalau lambat dan realisasi rendah, target pertumbuhan 7,1 persen bisa terganggu,” tegas Harris di Jakarta akhir pekan lalu.

Sementara, Sekjen Gabungan Industri Aneka Tenun Plastik (Giatpi) Totok Wibowo mengaku pesimistis bahwa BMDTP tahun ini bisa terserap hingga 50 persen.

“Penyerapan tahun ini mungkin tidak sampai 50 persen. Lambatnya penerbitan PMK bisa berdampak pada proses pengajuan untuk mendapatkan fasilitas tersebut,” ucapnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
9 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Masih Menjadi Misteri,...
Masih Menjadi Misteri, Benarkah Harimau Jawa Belum Punah?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved