Kelompok tani Jatim dukung penolakan terminal holtikutura

Rabu, 22 Februari 2012 - 12:46 WIB
Kelompok tani Jatim...
Kelompok tani Jatim dukung penolakan terminal holtikutura
A A A
Sindonews.com - Upaya pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk menolak pembangunan terminal impor holtikultura di Pelabuhan Tanjung Perak, menuai dukungan dari kelompok tani. Alasannya, pembangunan terminal itu akan membuat petani kian menderita.

Menurut Ketua Kelompok Tani Kelurahan Made, Lakarsantri, Surabaya Nasih Fahmi, dengan dibangunnya terminal impor holtikultura, hal itu akan mengancam hasil holtikultura lokal di Jawa Timur.

"Sejak wacana pembangunan terminal impor holtikultura itu mencuat maka banyak petani yang resah," kata Fahmi, Rabu (22/2/2012).

Ia menegaskan, kelompok tani mendukung upaya Pemprov Jatim untuk menolak pembangunan terminal tersebut. Rencananya, pembangunan terminal tersebut akan dimulai pada bulan Maret mendatang.

Sementara itu, salah satu petani cabai di Kawasan Made Sartono mengatakan, jika pembangunan direalisasikan maka akan berdampak dengan dengan hasil tanaman agro petani. Tentunya, banyaknya sayur mayur impor membuat harga holtikultura lokal akan merosot tajam.

"Tentunya akan mengancam kelangsungan hidup petani yang sebagian besar mengandalkan hasil bumi agro sebagai mata pencaharian," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulloh Yusuf meminta pembangunan terminal impor sebaiknya dipindahkan ke pelabuhan lain di daerah yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah itu.

Terlebih lagi, hasil komoditi holtikultura lokal di Jawa Timur sedikitnya memberikan kontribusi 30 persen kebutuhan sayur mayur di Indonesia. Pemprov Jatim sendiri sudah melayangkan surat kepada presiden untuk meninjau ulang surat keputusan menteri pertanian terkait rencana pembangunan terminal holtikultura impor di Jawa Timur itu. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
42 menit yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
1 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
2 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
3 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
4 jam yang lalu
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved