Pasarkan SUKRI, BRI Syariah minimalkan resiko

Selasa, 06 Maret 2012 - 12:42 WIB
Pasarkan SUKRI, BRI...
Pasarkan SUKRI, BRI Syariah minimalkan resiko
A A A


Sindonews.com - Untuk menggenjot penjualan Sukuk Negera Ritel (SUKRI), PT BRI Syariah menggarap di segmen manajemen resiko. SUKRI ini beresiko harga turun jika dijual tidak sesuai jatuh tempo.

"Dalam menjual SUKRI ini kami sengaja menggunakan manajeman resiko yang tidak dimainkan di bank-bank lain," kata Treasury Group Head PT Bank BRI Syariah Amir Fukadi usai acara Invenstor Gathering PT BRI Syariah di Hotel Santika, Jalan Pandegiling, Surabaya, Selasa (6/3/2012).

Ia menjelaskan, obligasi ini akan turun harga jika dijual tidak pada jatuh tempo. Namun, BRI Syariah memberikan solusi atas permasalahan itu. Yakni, BRI akan melakukan Buy Back (pembelian kembali) dengan Lock selama 6 Bulan.

"Membeli SUKRI di BRI Syariah lebih terjamin karena resikonya yang kami manajeman daripada harus memberikan hadiah berupa gadget atau yang lain," katanya.

Komitmen itu, BRI akan membeli kembali minimal di harga pasar 100 persen apabila investor yang membeli di BRI Syariah ingin menjual dalam masa 6 Bulan.

Disamping itu, SUKRI dapat digunakan sebagai agunan pembiayaan dengan maksimum pinjaman sebesar 80 persen dari nilai SUKRI yang dimiliki. Sedangkan untuk tahun 2012 ini, BRI Syariah menargetkan penjualan SR 004 mencapai Rp50 Milliar. "Penjualan itu melalui seluruh kantor cabang di Indonesia," katanya.

Penjualan Sukri, secara historis mendapat respon yang positif dan melebihi target. SR 001 terjual sebanyak Rp5,5 triliun dengan Coupon Rate 12 persen PA. SR 002 dan SR 003 masing-masing Rp8,03 triliun dan Rp7,34 triliun dengan Coupon rate 8,7 persen pa dan 8,15 persen PA.

Untuk tahun ini, masa penawaran berlangsung tanggal 5-16 Maret. SR 004 ditawarkan kurang lebih Rp11 triliun dengan Coupon rat 6,25 persen PA.

"Berbeda dengan penerbitan sebelumnya, SR 004 saat ini berjangka 3,5 tahun (21 maret 2012-21 September 2015). Untuk tahun ini tema penjualannya masih sama dengan tahun lalu, yaitu bersama Sukuk Negera Ritel Peduli Pendidikan Anak Bangsa," tukasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
29 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved