Pemahaman keselamatan kerja perlu ditingkatkan

Rabu, 28 Maret 2012 - 17:08 WIB
Pemahaman keselamatan...
Pemahaman keselamatan kerja perlu ditingkatkan
A A A
Sindonews.com - Seiring dengan pembangunan yang berkelanjutan dewasa ini, menuntut penggunaan mesin-mesin dan instalasi-instalasi modern. Hal tersebut disamping memberi kemudahan proses produksi dapat pula menambah jumlah dan ragam sumber bahaya di tempat kerja.

Untuk itu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar telah memperingatkan tentang pentingnya meningkatkan pengawasan ketenagakerjaan dan manajemen keselamatan kerja menjadi bagian dari komponen penting dalam meningkatkan produktivitas kerja terkait dengan perlindungan sosial di tempat kerja untuk Indonesia.

Sementara itu, senada dengan imbauan Menakertrans tersebut, Project Manager PT Surveyor Indonesia Andi Ridwan menerangkan, pemahaman tentang keselamatan dan kesehatan kerja perlu diberikan kepada semua pihak, khususnya para pengusaha dan tenaga kerja.

Menurut Andi, kecelakaan kerja bukan hanya terjadi di lingkungan kerja luar ruangan seperti pekerja konstruksi dan sebagainya. Kecelakaan kerja dapat juga terjadi di lingkungan perkantoran yang sepintas terlihat aman. "Sebagai contoh kabel-kabel yang melintang itu kan berisiko menyebabkan kecelakaan. Atau bahan wallpaper yang beracun, dapat mengganggu kesehatan tanpa disadari. Dan masih banyak lagi risiko kecelakaan di tempat kerja," tambah Andi, kepada Sindonews, Rabu (28/3/2012).

Sementara itu, Kepala Cabang Jamsostek Gambir N. Retno Widowati, menerangkan, kecelakaan kerja yang terjadi pada seorang karyawan, dapat mempengaruhi produktivitas perusahaan secara umum. "Bila terjadi kecelakaan kerja, maka akan merugikan buat orang (pegawai) itu sendiri. Merugikan buat keluarganya (Keluarga Pegawai yang Kecelakaan), keluarganya bisa kehilangan penopang hidup. Serta merugikan perusahaan karena harus kehilangan sumberdaya," tambah Retno.

Dirinya juga menambahkan dengan meminimalisir risiko kecelakaan kerja, diharapkan produktivitas perusahaan akan meningkat. "Kalau kecelakaan minim terjadi, maka perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan. Dengan adanya K3 ini diharapkan Kalau memang nol kecelakaan (zero accident) kan pasti pekerja itu bekerja dengan perasaan safety (aman) . Sehingga bila merasa safety, produktivitasnya akan naik dan effesiensi tercapai" papar Retno.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
8 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
28 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved