BNI Makassar intens sosialisasi FLPP

Selasa, 22 Mei 2012 - 10:24 WIB
BNI Makassar intens...
BNI Makassar intens sosialisasi FLPP
A A A
Sindonews.com - BNI Region Makassar intens menyosialisasikan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) murah melalui Fasilitas Likuiditas Pembangunan Perumahan (FLPP) yang digagas Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera).

“Walau kami merasa program ini sulit berjalan dengan patokan harga Rp70 juta di kawasan Indonesia timur, tetapi kami tetap mengimbau kepada masyarakat agar mengambil program tersebut. Kami akan berupaya mencari developer yang menyediakan rumah murah,” ujar CEO BNI Region Makassar Shadiq Akasya.

Sejak menerapkan program FLPP,BNI Region Makassar baru menyalurkan 35 unit rumah seharga Rp70 juta di Kota Ambon. Sementara di Sulsel belum ada yang berjalan. “Yang sedang on process ada di Kabupaten Gowa dan Sidrap. Khusus di Sidrap ada 100 unit, tetapi harga belum disepakati,” kata dia.

Jika BRI menargetkan transaksi KPR melalui program FLPP sebesar Rp350 miliar sepanjang tahun ini, BNI hanya mematok target transaksi Rp100 miliar. Hal ini diakui Shadiq, karena ketersediaan rumah sangat terbatas dengan harga Rp70 juta.

“Sambil sosialisasi, kami juga masih menunggu keputusan perubahan harga dari pemerintah,” kata dia. Sementara itu, guna mengembangkan bisnisnya ke depan, BNI mengoptimalkan tenaga-tenaga lokal yang berada di Indonesia bagian timur. Hal pertama yang dilakukan BNI dengan merekrut mahasiswa dari universitas negeri untuk mengabdi pada bank tersebut.

“Dengan merekrut tenaga lokal,selain menguasai daerah itu sendiri, juga memiliki keunggulan. Karena akan dididik agar mampu bersaing,” ujar Shadiq Akasya yang saat ditemui sedang melakukan penandatangan kontrak 16 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Menurut Shadiq, BNI tahun ini menyediakan dana CSR (corporate social responsibility) jauh lebih besar dari tahun sebelumnya. Karena tidak memiliki batasan, sehingga berapapun nantinya yang dibutuhkan akan digunakan. Salah satu cara penyaluran CSR BNI dalam bentuk pendidikan.

“Mahasiswa yang mendapat beasiswa,saat lulus akan diberi kesempatan untuk bekerja di BNI dengan penempatan seluruh Indonesia.Walau kami berharap mereka juga bisa kembali ke daerah asal. Kami ingin tenaga-tenaga lokal yang berkompeten bisa diberdayakan dengan baik,” katanya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal I 2023 Tembus 5,03%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved