Ekonomi RI tergantung pemerataan infrastruktur

Selasa, 19 Juni 2012 - 16:10 WIB
Ekonomi RI tergantung...
Ekonomi RI tergantung pemerataan infrastruktur
A A A


Sindonews.com - Pengamat dan Peneliti bidang ekonomi dari INDEF, Enny Sri Hartati memandang Infrastruktur berkontribusi terhadap peningkatan kelancaran distribusi barang dan jasa, penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya saing, pemerataan pembangunan, peningkatan konektivitas antar daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Jadi, dalam jangka panjang, ekonomi Indonesia bisa bukan hanya tumbuh, namun juga merata di setiap daerah," terang Sri dalam seminar nasional kajian tengah tahunan (KTT) INDEF 2012 dengan tema "Efektivitas Fiskal, Percepatan, Infrastruktur dan Intermediasi Perbankan" di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (19/6/2012).

Kendati demikian, dirinya menjelaskan, pembangunan infrastruktur di Indonesia belum merata. "Karena kan porsi anggaran untuk fisik infrastruktur masih kecil. Sebagian besar justru terserap ke pos-pos seperti pembayaran jasa konsultan, perencanaan, monitoring dan supervisi," jelasnya.

Menanggapi fenomena tersebut, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI (2010-2014) yang mebidangi Keuangan dan Perbankan, Harry Azhar Azis mensinyalir, tidak adanya perangkat undang-undang yang membahas secara jelas mengenai pembangunan infrastruktur sebagai biang keladi terhambatnya pembangunan tersebut.

"Kami tidak punya undang-undang yang membahas tentang infrastruktur, yang adalah undang-undang tentang jalan, undang-undang tentang pelabuhan, tapi kami tidak punya undang-undang tentang pembangunan infrastruktur. Itu kelemahan sistem," jelas Harry dalam kesempatan yang sama.

Makanya, kekuatan politik menjadi penentu dalam mensukseskan pembangunan kearah tersebut. Meski dirinya uia mengakui saat ini konsentrasi partai politik tidak mengarah ke pembangunan Infrastruktur. "Konsen parpol dan Presiden tidak telalu besar di bidang infrastruktur," tambah Harry lagi. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
8 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
21 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
34 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
45 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved