Infrastruktur domestik gas mendesak

Jum'at, 29 Juni 2012 - 10:30 WIB
Infrastruktur domestik...
Infrastruktur domestik gas mendesak
A A A
Sindonews.com – Kelompok Kerja (pokja) Iuran, Tarif, Akun dan Harga Gas Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan, infrastruktur domestik gas nasional saat ini sudah mendesak harus ada.

Kepala Kelompok Kerja (Kapokja) Iuran,Tarif, Akun dan Harga Gas BPH Migas) Sri Wahyu Purwanto mengatakan, masih minimnya infrastruktur domestik (hilir), ternyata menjadi ancaman perkembangan gas nasional di tanah air. Sehingga kematangan infrastruktur dan support perkembangan gas nasional untuk domestik perlu diprioritaskan.

“Sebab saat ini, kekayaan alam seperti gas yang seharusnya dapat dinikmati oleh masyarakat terpaksa banyak diekspor lantaran keterbatasan infrastruktur domestik,”kata Wahyu kepada SINDO di Palembang kemarin.

Wahyu mengatakan, alangkah baiknya kekayaan alam seperti gas dapat terus dikembangkan bagi kepentingan masyarakat dan pembangunan perekonomian Indonesia. “Sehingga kematangan infrastruktur paling fundamen untuk segera dilakukan.Kalau menyangkut persoalan tarif gas sendiri sebenarnya kita sudah transparan dan akuntabel, karena peningkatan harga itu tidak ada dari sisi hilir (sisi hilir tidak naik) dan pure perubahan itu ada di hulu,” kata dia.

Di lain pihak, Executive Officer Analisis PGN Antonius Aries mengatakan,pihaknya serius sebagai perusahaan negara untuk melayani ke-butuhan masyarakat. Dapat dilihat dari perkembangan pembangunan infrastruktur oleh PGN selama 15 tahun terakhir. PGN telah mengembangkan jaringan pipa gas nasional mencapai 3.200 kilometer dari sebelumnya pada tahun 1995 hanya 1.600 kilometer menjadi 4.800 kilometer tahun 2010.

Infrastruktur panjang jaringan pipa PGN sudah sebesar 44,4 persen dari total panjang pipa gas hilir di Indonesia. Penyaluran gas tahun 2011, penyaluran gas PGN hanyalah sebesar 29 persen untuk kepentingan domestik.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Blok Masela Jadi Solusi,...
Blok Masela Jadi Solusi, Purbaya Dorong Gas Murah buat Industri
IPGI Minta Pemerintah...
IPGI Minta Pemerintah Evaluasi Program Harga Gas Bumi Tertentu
Waduh, Harga Gas Murah...
Waduh, Harga Gas Murah Belum Dinikmati Industri Oleokimia
Subsidi Gas Industri...
Subsidi Gas Industri Perlu Dikaji Ulang, Ini Alasannya
Pasokan Minim, Kadin...
Pasokan Minim, Kadin Desak Pemerintah Buka Keran Impor Gas Industri
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
5 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved