SBY: ASEAN Community tak harus seperti Uni Eropa

Jum'at, 29 Juni 2012 - 18:55 WIB
SBY: ASEAN Community...
SBY: ASEAN Community tak harus seperti Uni Eropa
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membahas ASEAN Community dalam kuliahnya berjudul Perkembangan Geopolitik di Asia Pasifik Abad 21 dan Pengaruhnya Terhadap Indonesia, di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), Bandung, Jumat (29/6/2012).

SBY menyebutkan, ASEAN Community yang mulai berlaku pada 2015 akan mensinergikan antar 10 anggota negara ASEAN. Sinergi terjadi di bidang politik, ekonomi dan sosio-budaya.

"Kita akan menjadi single community. Lebih terstruktur dan terintegrasi. Memang tidak seperti Euro. Tidak harus seperti Uni Eropa, biarkan seperti ASEAN saja," ungkapnya.

Menurutnya, ASEAN Community tidak mudah jika menjadi union. Dalam union seperti Eropa, diperlukan pengambilan keputusan bersama. Sehingga memerlukan praktek politik yang tidak mudah.

"Kemarin saya ketemu sahabat saya Angela Markel (Kanselir Jerman), poliiknya berat. Kita (ASEAN Community) tidak harus seperti itu. Yang penting ada posisi bersama untuk hadapi tantangan," tuturnya.

ASEAN harus saling kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia. Kata SBY, dalam kerja sama ini ASEAN harus memegang kemudi. "Pendakanannya dengan ASEAN way, dengan karakter Asia," katanya.

SBY juga menyinggung pertumbuhan ekonomi di Asia yang makin menguat dalam kurun 15 tahun terakhir. Ketika negara di Eropa dan AS terpukul krisis, ternyata negara di Asia relatif memiliki ketahanan menahan krisis.

Lanjut dia, krisis pada 2008-2009 di negara-negara Asia relatif rendah. Tiongkok, India, dan Indonesia termasuk negara yang pertumbuhan ekonominya meningkat.

"Artinya ekonomi Asia tumbuh makin kuat. Asia tidak lagi terpecah secara ideologi. Tidak mungkin ada 10 negara Asean jika terpecah. Konon abad ini kebangkitan Asia Pasifik," katanya.

Hal itu didukung dengan makin baiknya hubungan antar negara maju di kawasan Asia semakin baik, seperti Tiongkok, India dan Jepang baik.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Fakta KTT ASEAN di...
5 Fakta KTT ASEAN di Malaysia, dari Keanggotaan Timor Leste hingga Perdamaian Kamboja-Thailand
Dilirik Para Pemimpin...
Dilirik Para Pemimpin Dunia, Pengaruh Geopolitik ASEAN Makin Perkasa
Timor Leste Resmi Jadi...
Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN, Xanana Gusmao: Babak Baru yang Menginspirasi
3 Alasan Timor Leste...
3 Alasan Timor Leste Baru Bergabung ASEAN pada 2025, dari Pembangunan hingga Menjaga Stabilitas
Jokowi: Saya Tak Ingin...
Jokowi: Saya Tak Ingin Kesatuan dan Sentralitas ASEAN Hanya Jadi Mantra Kosong
Peran Aktif Indonesia...
Peran Aktif Indonesia dalam ASEAN
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
23 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved