Buka gerai di Bangkalan, MDS bidik omzet Rp25 M
Jum'at, 13 Juli 2012 - 09:31 WIB
Buka gerai di Bangkalan, MDS bidik omzet Rp25 M
A
A
A
Sindonews.com - Matahari Departemen Store (MDS) buka gerai baru di Bangkalan Plaza (Banplaz), kemarin. Gerai MDS yang pertama kali di Pulau Madura tersebut, ditarget mencapai omzet hingga Rp25 miliar per tahun, terhitung sejak Grand Opening.
Target sebesar Rp25 miliar setahun tersebut, dinilai sangat realistis karena MDS membidik pangsa pasar khusus warga Bangkalan, yang selama ini lebih memilih berbelanja (shopping) di Kota Surabaya.
"Target omzet per bulan, kami patok Rp2 miliar. Kalau satu tahun, kami optimis bisa mencapai Rp25 miliar," ujar Regional Manager MDS Jawa Timur, Cipto Suparmin, kemarin.
Cipto menjelaskan, target tersebut disertai dengan produk yang disediakan oleh MDS yang berbasis pada tradisi lokal warga Bangkalan. Produk yang di maksud, seperti busana muslim dan aksesoris lain yang sesuai dengan model lokal. Produk tersebut akan tersedia lebih banyak, disamping fashion lain yang menjadi andalan MDS.
Target tersebut juga ditunjang dengan jumlah karyawan yang memadai, menurutnya ada sebanyak 280 orang karyawan MDS. Semua karyawan yang bekerja di gerai MDS Banplaz tersebut, merupakan warga asli Pulau Madura. Itu tidak lain untuk memberi lapangan kerja bagi warga asli Pulau Madura. "Di Bangkalan ini, merupakan gerai ke-108 MDS. Kami optimis akan disambut baik dan antusias oleh warga," ungkap Cipto.
Ditanya soal sistem sewa di Banplaz. Cipto menyatakan, untuk sistem yang dilakukan lebih pada sewa menyewa tempat, dengan durasi pertama kontrak selama lima tahun. Itupun akan bisa diperpanjang, sesuai dengan kebutuhan dan permintaan konsumen. "Untuk awal buka di sini, modal yang kami tanam Rp40 miliar. Itupun dengan masa kontrak lima tahun," urainya.
Sementara itu, Bupati Bangkalan, RKH. Fuad Amin Imron, dalam sambutanya menyatakan, niat dari MDS berinvestasi di Bangkalan harus diawali dengan membantu dan menyenangkan warga. Paling tidak, dengan merekrut dan mempekerjakan warga lokal. "Kami membangun lebih dari Rp90 miliar, sehingga gedung ini (Banplaz) harus bisa dikelola secara maksimal," ucapnya.
Target sebesar Rp25 miliar setahun tersebut, dinilai sangat realistis karena MDS membidik pangsa pasar khusus warga Bangkalan, yang selama ini lebih memilih berbelanja (shopping) di Kota Surabaya.
"Target omzet per bulan, kami patok Rp2 miliar. Kalau satu tahun, kami optimis bisa mencapai Rp25 miliar," ujar Regional Manager MDS Jawa Timur, Cipto Suparmin, kemarin.
Cipto menjelaskan, target tersebut disertai dengan produk yang disediakan oleh MDS yang berbasis pada tradisi lokal warga Bangkalan. Produk yang di maksud, seperti busana muslim dan aksesoris lain yang sesuai dengan model lokal. Produk tersebut akan tersedia lebih banyak, disamping fashion lain yang menjadi andalan MDS.
Target tersebut juga ditunjang dengan jumlah karyawan yang memadai, menurutnya ada sebanyak 280 orang karyawan MDS. Semua karyawan yang bekerja di gerai MDS Banplaz tersebut, merupakan warga asli Pulau Madura. Itu tidak lain untuk memberi lapangan kerja bagi warga asli Pulau Madura. "Di Bangkalan ini, merupakan gerai ke-108 MDS. Kami optimis akan disambut baik dan antusias oleh warga," ungkap Cipto.
Ditanya soal sistem sewa di Banplaz. Cipto menyatakan, untuk sistem yang dilakukan lebih pada sewa menyewa tempat, dengan durasi pertama kontrak selama lima tahun. Itupun akan bisa diperpanjang, sesuai dengan kebutuhan dan permintaan konsumen. "Untuk awal buka di sini, modal yang kami tanam Rp40 miliar. Itupun dengan masa kontrak lima tahun," urainya.
Sementara itu, Bupati Bangkalan, RKH. Fuad Amin Imron, dalam sambutanya menyatakan, niat dari MDS berinvestasi di Bangkalan harus diawali dengan membantu dan menyenangkan warga. Paling tidak, dengan merekrut dan mempekerjakan warga lokal. "Kami membangun lebih dari Rp90 miliar, sehingga gedung ini (Banplaz) harus bisa dikelola secara maksimal," ucapnya.
(and)
Lihat Juga :