November, BBM habis
Jum'at, 20 Juli 2012 - 19:18 WIB
November, BBM habis
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Marketing dan Trading PT Pertamina, Hanung Budya menyatakan kuota BBM bersubsidi (premium) akan habis pada bulan November. Kondisi tersebut dikarenakan penggunaan BBM yang selalu meningkat di setiap waktunya, khsusunya di kota-kota besar.
"Trend untuk nasional kuota BBM sesuai APBN 2012 akan habis pada tanggal belasan di bulan November," ujar Hanung saat dijumpai wartawan di SPBU Kuningan, Jakarta, Jum'at (20/7/2012).
Sesuai dengan APBN Perubahan tahun 2012, kuota BBM bersubsidi ditetapkan sebanyak 40 juta Kiloliter (KL). Sebelumnya, baik pemerintah ataupun Pertamina sudah memprediksi bahwa kuota tersebut tidak akan mencukupi hingga akhir tahun.
Pada perhitungannya, menurut Hanung, kuota BBM harus ditambah sebanyak 4 juta KL. Penambahan tersebut harus kembali diajukan ke DPR RI oleh pemerintah. Saat ini, Hanung menambahkan, Kementerian ESDM sudah memproses hal itu.
"Pemerintah sekarang sedang proses minta ke DPR. Perhitungan kita dengan Dirjen Migas dan BP Migas, estimasi menjadi 44 juta KL, jadi dari kuota yang ada sekarang masih kurang," pungkasnya.
"Trend untuk nasional kuota BBM sesuai APBN 2012 akan habis pada tanggal belasan di bulan November," ujar Hanung saat dijumpai wartawan di SPBU Kuningan, Jakarta, Jum'at (20/7/2012).
Sesuai dengan APBN Perubahan tahun 2012, kuota BBM bersubsidi ditetapkan sebanyak 40 juta Kiloliter (KL). Sebelumnya, baik pemerintah ataupun Pertamina sudah memprediksi bahwa kuota tersebut tidak akan mencukupi hingga akhir tahun.
Pada perhitungannya, menurut Hanung, kuota BBM harus ditambah sebanyak 4 juta KL. Penambahan tersebut harus kembali diajukan ke DPR RI oleh pemerintah. Saat ini, Hanung menambahkan, Kementerian ESDM sudah memproses hal itu.
"Pemerintah sekarang sedang proses minta ke DPR. Perhitungan kita dengan Dirjen Migas dan BP Migas, estimasi menjadi 44 juta KL, jadi dari kuota yang ada sekarang masih kurang," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :