Dampak pengurangan impor, stok daging sapi berkurang

Sabtu, 21 Juli 2012 - 13:15 WIB
Dampak pengurangan impor,...
Dampak pengurangan impor, stok daging sapi berkurang
A A A
Sindonews.com - Tingginya permintaan masyarakat terhadap sejumlah kebutuhan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan, berdampak pada melambungnya harga.

Direktur Bahan Pokok dan Barang Strategis Kementerian Perdagangan (Kemendag) Retno Rukmawati menyatakan, kenaikan harga terjadi karena permintaan pasar yang meningkat dan ketersediaan beberapa bahan pangan yang kurang.

"Untuk telur dan daging ayam cukup. Tapi kalau daging sapi memang berkurang pasokannya. Semua stok cukup, tapi permintaan meningkat," ujar Retno di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/7/2012).

Ditambahkan Retno, pemerintah telah berupaya menjamin ketersediaan bahan pangan dengan bekerjasama pelaku usaha yang telah meningkatkan 20 sampai 25 persen produksinya.

Untuk harga daging sapi yang mencapai kisaran harga Rp76 ribu sampai Rp80 ribu per kilogram, dikarenakan kebijakan pemerintah mengenai pengurangan impor. Sedangkan untuk daging dan telur ayam, mengalami peningkatan harga karena harga pakan ternak yang tinggi.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan memastikan pemerintah daerah siap untuk menyelenggarakan pasar murah sebagai bagian dari operasi pasar. Salah satunya Kota Medan yang mulai menyelenggarakan 130 pasar murah, pada pekan depan. Demikian juga DKI Jakarta, dan kota-kota besar lain.

"Pasar murah ini akan terus digerakkan, seperti Medan akan mulai pekan depan," terang Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, di kantornya, Jakarta, Jumat 13 Juli 2012.

Pasar murah, sambung Bayu, bertujuan untuk menstabilkan kembali harga-harga sembako yang sudah beranjak naik, akibat spekulasi pedagang menjelang Ramadan dan Lebaran. Kegiatan pasar murah, menurutnya akan dilangsungkan hingga tiga minggu kedepan. "Selama itu harga beras, minyak goreng dan lainnya juga akan terus dipantau," jelasnya.

Terkait persoalan supply dan demand, Bayu menyatakan, tidak ada masalah. Artinya dari semua kebutuhan yang dinginkan masyarakat sudah dapat terpenuhi dari stok yang ada. "Kendala cuma agak terhenti di Merak dimana kemaren ada antrean panjang. Tapi tidak terlalu masalah, bisa teratasi," pungkasnya. (mai)
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komunitas Jurnalis Bandung...
Komunitas Jurnalis Bandung Berbagi Sembako Guna Semangati Nakes
Bantu Tenaga Medis dan...
Bantu Tenaga Medis dan Karyawan, OMNI Hospitals Gelar Bazar Sembako Murah
Polsek Medan Baru Salurkan...
Polsek Medan Baru Salurkan Sembako Kepada Warga Kelurahan Sari Rejo
Ramadhan & Idul Fitri...
Ramadhan & Idul Fitri 2021, BUMN Ini Luncurkan Paket Sembako Murah
Bantu Warga, Program...
Bantu Warga, Program Tebus Sembako Murah SandiUno Sasar Warga Sidoarjo
Harga Sembako di Kabupaten...
Harga Sembako di Kabupaten Gowa Mulai Merangkak Naik
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
13 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
23 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
39 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
40 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
50 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved