TPK Koja tangani 1.400 kontainer per hari
Minggu, 22 Juli 2012 - 15:09 WIB
TPK Koja tangani 1.400 kontainer per hari
A
A
A
Sindonews.com - Kinerja Terminal Peti Kemas (TPK) KOJA terus membaik, hingga semester I/2012, TPK KOJA mampu meningkatkan produktifitasnya dan sekarang menangani lebih dari 1.400 kontainer per hari. Saat ini, Terminal KOJA juga mampu melayani tiga kapal secara bersamaan dengan menggunakan enam quay crane (QC).
Presiden Direktur Hutchison Ports Indonesia (HPI), Iwan Rialdy mengatakan keberhasilan KOJA yang terus berkelanjutan dikarenakan kontribusi dan dedikasi manajemen KOJA serta para tenaga kerja. “Kami sangat bangga memiliki tim terbaik di KOJA,” katanya di Jakarta, Minggu (22/7/2012).
Iwan menambahkan, baik IPC maupun HPI berkomitmen untuk meningkatkan tingkat produktivitas kepada pelanggan dengan berinvestasi dalam peralatan dan fasilitas untuk menangani peningkatan arus kontainer yang melintasi Tanjung Priok.
Untuk meningkatkan produktifitas KOJA, pada tahun 2013 TPK KOJA akan melakukan perluasan lahan kontainer, jalur gerbang tambahan, delapan head-truck, tiga rubber-tyred gantry crane (RGTC) dan satu super post-Panamax quay crane. Melalui penambahan lahan dan peralatan baru tersebut diharapkan kapasitas bongkar muat di KOJA bisa mencapai satu juta TEUs per tahun.
Tahun ini, rata-rata gross cane rate (GCR) mencapai 27 pemindahan peti kemas perjam dengan vessel operating rate (VOR) 60 pemindahan peti kemas per jam. Tingkat produktivitas KOJA tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2011, dimana rata-rata CGR adalah 22 pemindahan peti kemas per jam dan VOR 50 pemindahan petikemas per jam.
Peningkatan tingkat produktivitas KOJA, lanjut Iwan, tidak bisa dipisahkan dari keberhasilan pelaksanaan sistem operasi terminal Hutchison Port Holdings–nGen.
“Hutchison Ports Indonesia (HPI) dan Pelabuhan Indonesia Corporation (IPC), sebagai pemilik KOJA berkomitmen untuk melakukan investasi lebih lanjut dalam bentuk peralatan baru dan fasilitas serta pelatihan bagi karyawan KOJA – baik yang bersifat lokal maupun internasional,” ujar Iwan.
Presiden Direktur Hutchison Ports Indonesia (HPI), Iwan Rialdy mengatakan keberhasilan KOJA yang terus berkelanjutan dikarenakan kontribusi dan dedikasi manajemen KOJA serta para tenaga kerja. “Kami sangat bangga memiliki tim terbaik di KOJA,” katanya di Jakarta, Minggu (22/7/2012).
Iwan menambahkan, baik IPC maupun HPI berkomitmen untuk meningkatkan tingkat produktivitas kepada pelanggan dengan berinvestasi dalam peralatan dan fasilitas untuk menangani peningkatan arus kontainer yang melintasi Tanjung Priok.
Untuk meningkatkan produktifitas KOJA, pada tahun 2013 TPK KOJA akan melakukan perluasan lahan kontainer, jalur gerbang tambahan, delapan head-truck, tiga rubber-tyred gantry crane (RGTC) dan satu super post-Panamax quay crane. Melalui penambahan lahan dan peralatan baru tersebut diharapkan kapasitas bongkar muat di KOJA bisa mencapai satu juta TEUs per tahun.
Tahun ini, rata-rata gross cane rate (GCR) mencapai 27 pemindahan peti kemas perjam dengan vessel operating rate (VOR) 60 pemindahan peti kemas per jam. Tingkat produktivitas KOJA tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2011, dimana rata-rata CGR adalah 22 pemindahan peti kemas per jam dan VOR 50 pemindahan petikemas per jam.
Peningkatan tingkat produktivitas KOJA, lanjut Iwan, tidak bisa dipisahkan dari keberhasilan pelaksanaan sistem operasi terminal Hutchison Port Holdings–nGen.
“Hutchison Ports Indonesia (HPI) dan Pelabuhan Indonesia Corporation (IPC), sebagai pemilik KOJA berkomitmen untuk melakukan investasi lebih lanjut dalam bentuk peralatan baru dan fasilitas serta pelatihan bagi karyawan KOJA – baik yang bersifat lokal maupun internasional,” ujar Iwan.
(gpr)
Lihat Juga :