Kenaikan harga sembako himpit masyarakat Depok

Senin, 23 Juli 2012 - 13:46 WIB
Kenaikan harga sembako...
Kenaikan harga sembako himpit masyarakat Depok
A A A
Sindonews.com - Tingginya kenaikan harga kebutuhan pokok selama dua pekan terakhir hingga awal bulan Ramadan, membuat daya beli masyarakat menurun. Hal itu tentu semakin menghimpit warga miskin saat berbelanja kebutuhan pokok.

Tak terkecuali bagi 2,6 persen warga miskin di Depok atau sebanyak 44.200 warga. Bagi para pedagang hingga spekulan, tak memikirkan nasib warga miskin.

Hal itu dikatakan Kepala Bagian Perencanaan Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok Nuraeni. Ia menilai pemerintah harus mengecek rantai perdagangan hingga sampai ke tangan konsumen dengan harga yang tinggi.

“Terkait masyarakat miskin tentu betul itu terasa, upaya pemerintah Kabupaten Kota agak sulit, karena kita mesti lihat naiknya itu dimana apakah pada pelaku usaha besar, atau produsen, atau pedagang. Demand ada persaingan ketat. Dan mereka enggak pikir nasib orang miskin, apalagi bahan–bahan tak bisa ditahan, banyak orang yang bikin kue juga di bulan Ramadan,” jelasnya kepada wartawan di Balaikota Depok, Senin (23/07/12).

Terkait dengan persoalan warga miskin, kata dia, Pemkot Depok berupaya untuk menggelar pasar murah bagi warga miskin. Harganya 50 persen lebih murah ketimbang harga pasar.

“Orang miskin terhimpit harga ini persoalan, upaya kita yakni adakan kegiatan pasar murah diperbanyak, sasarannya harus orang miskin, jangan sampai salah sasaran. Tapi kuota paketnya kan juga enggak banyak,” katanya.

Guna mencegah adanya spekulan di kemudian hari, kata dia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok tengah menginventarisasi gudang. Dengan pola market intelligent, ia mengklaim akan mampu mengatasi spekulan.

“Indag sedang lakukan inventarisasi gudang. Mereka gunakan metode Market intellegent, tapi saya rasa kenaikan harga karena memang ada Hari Raya, karena supply demand meningkat. Mereka para spekulan mau apa sih, kecuali kalau ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) usai lebaran, barangkali mereka akan melakukan spekulasi,” tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komunitas Jurnalis Bandung...
Komunitas Jurnalis Bandung Berbagi Sembako Guna Semangati Nakes
Polsek Medan Baru Salurkan...
Polsek Medan Baru Salurkan Sembako Kepada Warga Kelurahan Sari Rejo
Bantu Tenaga Medis dan...
Bantu Tenaga Medis dan Karyawan, OMNI Hospitals Gelar Bazar Sembako Murah
Bantu Warga, Program...
Bantu Warga, Program Tebus Sembako Murah SandiUno Sasar Warga Sidoarjo
Ramadhan & Idul Fitri...
Ramadhan & Idul Fitri 2021, BUMN Ini Luncurkan Paket Sembako Murah
Harga Sembako di Kabupaten...
Harga Sembako di Kabupaten Gowa Mulai Merangkak Naik
Berita Terkini
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
14 menit yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
51 menit yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
1 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
2 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
2 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved