Ibu rumah tangga kehilangan tahu tempe

Rabu, 25 Juli 2012 - 11:20 WIB
Ibu rumah tangga kehilangan...
Ibu rumah tangga kehilangan tahu tempe
A A A
Sindonews.com- Sejumlah ibu rumah tangga terlihat bingung saat mencari lapak pedagang tahu dan tempe yang biasa mereka beli di Pasar Depok Jaya, Depok. Sebagian dari mereka tak mengetahui para pengrajin tahu tempe mogok hari ini dan bertanya-tanya kepada para pedagang.

Pasalnya, sejak kemarin para produsen tahu di Depok sudah berhenti produksi akibat makin melonjaknya harga kedelai. Sehingga tak ada satupun tahu tempe yang dijual.

"Iya bingung juga tadi mau belanja tempe ternyata enggak ada, beneran mogok, padahal tempe bisa jadi makanan alternatif, soalnya harga sekarang sudah mahal semua," tuturnya di Pasar Depok Jaya, Tati warga Pancoran Mas, Depok, Rabu (25/7/2012).

Ibu rumah tangga lainnya, Silvia menuturkan untuk hari ini dan besok, ia tidak bingung mencari tahu di pasar. Sebab ia sudah sengaja memperbanyak stok sejak kemarin.

"Untuk hari ini dan besok sih saya ada stok tahu di rumah, kemarin kata pedagangnya mau mogok jadi sengaja saya beli banyak, saya borong empat potong tahu Cina kemarin, tapi mudah-mudahan jangan kelamaan mogoknya," kata Silvia.

Menurutnya harga tahu cina juga sudah naik sejak tiga hari sebelum mogok jualan. Yakni dari harga Rp2.500 menjadi Rp3.000. "Beli tempe biasanya di tukang sayur boleh beli Rp 1000, tapi sejak tiga hari lalu sudah enggak boleh, paling sedikit Rp2.000, gimana ini semua harga mahal," keluhnya.

Salah satu produsen tahu di Pancoran Mas, Depok, Siti Kulsum sudah mulai tak produksi sejak kemarin. Setelah mogok tiga hari, ia berencana untuk menaikkan harga tahu.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Solutif! Harga Kedelai...
Solutif! Harga Kedelai Melonjak, Partai Perindo: Perbaiki Tata Kelola Impor & Tingkatkan Produksi Lokal
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
1 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
1 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
1 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
2 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
3 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
12 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved