Meksiko denda HSBC USD27,5 juta
Kamis, 26 Juli 2012 - 12:05 WIB
Meksiko denda HSBC USD27,5 juta
A
A
A
Sindonews.com - Regulator Meksiko telah memberlakukan denda sebesar USD27,5 juta atau sekira 17,7 juta poundsterling, kepada raksasa perbankan HSBC atas kegagalannya untuk mematuhi peraturan pencucian uang.
Denda dilayangkan seminggu setelah Kepala Staf Kepatuhan HSBC David Bagley, mengundurkan diri pasca tuduhan HSBC telah mengabaikan peringatan dan memperbolehkan uang narkoba Meksiko melewati bank.
Komisi Keamanan Perbankan Meksiko (CNBV) mengatakan pihaknya telah menjatuhkan denda terhadap HSBC karena ketidakpatuhan terhadap sistem dan kontrol anti pencucian uang.
HSBC Meksiko sendiri mengakui dan mengeluarkan pernyataan bahwa ia gagal untuk melaporkan 39 transaksi yang mencurigakan dan telah terlambat dalam melaporkan 1.729 lainnya.
"HSBC Meksiko mengakui gagal mematuhi peraturan perbankan secara ketat, dan dengan standar yang diharapkan regulator dan klien melalui lembaga kami," kata komisi tersebut seperti dikutip dari BBC.co.uk, Kamis (26/7/2012).
Pekan lalu, sebuah komite Senat Amerika Serikat juga menemukan bahwa HSBC telah menyediakan saluran untuk "gembong narkoba dan negara-negara nakal". Departemen Hukum Amerika Serikat kini juga sedang melakukan investigasi kriminal ke dalam operasi HSBC.
Denda dilayangkan seminggu setelah Kepala Staf Kepatuhan HSBC David Bagley, mengundurkan diri pasca tuduhan HSBC telah mengabaikan peringatan dan memperbolehkan uang narkoba Meksiko melewati bank.
Komisi Keamanan Perbankan Meksiko (CNBV) mengatakan pihaknya telah menjatuhkan denda terhadap HSBC karena ketidakpatuhan terhadap sistem dan kontrol anti pencucian uang.
HSBC Meksiko sendiri mengakui dan mengeluarkan pernyataan bahwa ia gagal untuk melaporkan 39 transaksi yang mencurigakan dan telah terlambat dalam melaporkan 1.729 lainnya.
"HSBC Meksiko mengakui gagal mematuhi peraturan perbankan secara ketat, dan dengan standar yang diharapkan regulator dan klien melalui lembaga kami," kata komisi tersebut seperti dikutip dari BBC.co.uk, Kamis (26/7/2012).
Pekan lalu, sebuah komite Senat Amerika Serikat juga menemukan bahwa HSBC telah menyediakan saluran untuk "gembong narkoba dan negara-negara nakal". Departemen Hukum Amerika Serikat kini juga sedang melakukan investigasi kriminal ke dalam operasi HSBC.
(gpr)
Lihat Juga :