Harga IPO Inti Bangun Rp9501.250 per saham
Selasa, 31 Juli 2012 - 09:25 WIB
Harga IPO Inti Bangun Rp9501.250 per saham
A
A
A
Sindonews.com - PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBS) menetapkan harga penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di kisaran Rp950–2.000 per lembar saham dengan nilai nominal saham Rp500.
Rencananya perseroan akan melepas sekitar 15 persen dari total saham perseroan atau sebanyak 154,2 juta lembar saham.
“Dana hasil IPO ini nantinya sebesar 85 persen setara dengan Rp144,6 miliar akan digunakan pembiayaan modal investasi baik untuk akuisisi menara maupun pembangunan menara dan sisanya sebesar 15 persen setara dengan Rp48,2 miliar untuk working capital,” ujar Direktur Keuangan IBS Stefanus Sudyatmiko saat paparan publik perseroan di Jakarta, Senin 30 Juli 2012.
Perseroan telah menunjuk PT OSK Nusadana Securities Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Adapun, masa penawaran umum direncanakan berlangsung pada 23-27 Agustus dan mulai listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 31 Agustus mendatang.
Direktur Utama IBS Andrie Tjioe mengungkapkan,setelah IPO perseroan akan menambah 150–300 menara setiap tahunnya.
“Tahun ini bangun 50 menara dan tahun depan 250 menara. Investasi per menara Rp1 miliar. Maka setiap tahun polanya akan seperti itu,” jelasnya.
Dia melanjutkan, saat ini perseroan memiliki 2.079 menara dan 90 dalam pembangunan. Namun yang sudah memberikan pendapatan sebanyak 1.987 menara.
Andrie menargetkan, tahun ini pendapatan berada pada kisaran Rp400 miliar atau mengalami pertumbuhan sebesar 400 persen dibandingkan tahun 2011 lalu.
Direktur Sinarmas Sekuritas Datin Rashidah, penjamin pelaksana emisi perseroan, mengatakan bahwa pihaknya yakin saham IBS akan diminati oleh investor.
Rencananya perseroan akan melepas sekitar 15 persen dari total saham perseroan atau sebanyak 154,2 juta lembar saham.
“Dana hasil IPO ini nantinya sebesar 85 persen setara dengan Rp144,6 miliar akan digunakan pembiayaan modal investasi baik untuk akuisisi menara maupun pembangunan menara dan sisanya sebesar 15 persen setara dengan Rp48,2 miliar untuk working capital,” ujar Direktur Keuangan IBS Stefanus Sudyatmiko saat paparan publik perseroan di Jakarta, Senin 30 Juli 2012.
Perseroan telah menunjuk PT OSK Nusadana Securities Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Adapun, masa penawaran umum direncanakan berlangsung pada 23-27 Agustus dan mulai listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 31 Agustus mendatang.
Direktur Utama IBS Andrie Tjioe mengungkapkan,setelah IPO perseroan akan menambah 150–300 menara setiap tahunnya.
“Tahun ini bangun 50 menara dan tahun depan 250 menara. Investasi per menara Rp1 miliar. Maka setiap tahun polanya akan seperti itu,” jelasnya.
Dia melanjutkan, saat ini perseroan memiliki 2.079 menara dan 90 dalam pembangunan. Namun yang sudah memberikan pendapatan sebanyak 1.987 menara.
Andrie menargetkan, tahun ini pendapatan berada pada kisaran Rp400 miliar atau mengalami pertumbuhan sebesar 400 persen dibandingkan tahun 2011 lalu.
Direktur Sinarmas Sekuritas Datin Rashidah, penjamin pelaksana emisi perseroan, mengatakan bahwa pihaknya yakin saham IBS akan diminati oleh investor.
(gpr)
Lihat Juga :