Cadangan minyak RI tergantung Blok Cepu

Kamis, 02 Agustus 2012 - 16:39 WIB
Cadangan minyak RI tergantung...
Cadangan minyak RI tergantung Blok Cepu
A A A
Sindonews.com - Untuk meningkatkan produksi minyak nasional, BP Migas masih harus menunggu lapangan minyak Cepu sampai bisa berproduksi maksimal.

"Kilang minyak kita itu kan lapangan-lapangan minyak tua, jadi nggak bisa kita geber buat full tank gitu kan," ujar Deputi Pengendalian Operasi BP Migas, Gde Pradnyana kepada wartawan di kantornya, Kamis (2/8/2012).

Selain usia lapangan-lapangan minyak yang relatif tua, dengan cadangan minyak yang sudah semakin menipis, ada beberapa kendala lain yang turut menghambat peningkatan produksi minyak nasional.

"Sekitar 52 persen kendala dalam eksplosarsi adalah perijinan. 20-21 persen kendala dalam kemampuan finansial (dari perusahaan yang melakukan eksplorasi dan eksploitasi)," terang Gde.

Dari semua perusahaan yang melakukan eksplorasi dan eksploitasi, sebanyak 80 persen perusahaan yang menguasai wilayah kerja, dianggap cukup mampu secara finansial. Sementara 20 persen tidak mampu, sehingga dalam perjalanan akan tersingkir dengan sendirinya dengan mekanisme seleksi alam.

"80 persen perusahaan yang menguasai wilayah kerja cukup mampu, tapi ada 20 persen tidak mampu dalam perjalanan akan terseleksi alam," kata Gde.

Lebih lanjut Gde berpendapat, untuk dapat meningkatkan produksi, maka pihaknya masih menunggu penyelesaian konstruksi lapangan minyak Cepu yang memiliki cadangan minyak sebanyak 460 juta barel dengan rata-rata produksi diperkirakan mencapai 165 barel per hari.

"Kita masih menunggu Cepu ya. Karena kita belum menemukan lapangan minyak lain yang besar. Kita memang banyak melakukan eksplorasi tapi dari eksplorasi yang kita lakukan kebanyakan menemukan gas bukan minyak. Jadi cadangan gas kita memang bertambah. Tapi kalau minyak masih menunggu Cepu," terangnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cadangan Minyak Rusia...
Cadangan Minyak Rusia Habis 59 Tahun Lagi, Bagaimana dengan RI?
Darurat Cadangan Minyak...
Darurat Cadangan Minyak Strategis
Rusia Temukan Deposit...
Rusia Temukan Deposit Minyak Sangat Besar di Arktik
Tanpa Ladang Baru, Cadangan...
Tanpa Ladang Baru, Cadangan Minyak RI hanya Sampai 10 Tahun
Waduh! Cadangan Minyak...
Waduh! Cadangan Minyak RI Diproyeksi Hanya Bertahan Maksimal 10 Tahun
Nasib Minyak Indonesia:...
Nasib Minyak Indonesia: Berjaya di Zaman Soeharto, Kini Jadi Net Importir
Berita Terkini
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
7 menit yang lalu
Tren Liburan Jarak Dekat...
Tren Liburan Jarak Dekat Meningkat, Traveloka Hadirkan Diskon Perjalanan
30 menit yang lalu
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
45 menit yang lalu
Dorong Budaya Taat Pajak,...
Dorong Budaya Taat Pajak, Bapenda DKI Jakarta Beri Apresiasi Wajib Pajak PKB Teladan
56 menit yang lalu
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
1 jam yang lalu
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved