Fergie bantah terima keuntungan dari IPO
Jum'at, 03 Agustus 2012 - 11:41 WIB
Fergie bantah terima keuntungan dari IPO
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Manchester United (MU) Sir Alex Ferguson membantah jika dirinya mendapatkan keuntungan dari Initial public offering (IPO) The Red Devils, julukan MU.
Sebelumnya, sebagian besar suporter United mengkritik kebijakan pemilik Manchester United, keluarga Glazer yang melakukan IPO di bursa efek New York, Amerika Serikat. Namun, pelatih yang akrab disapa Fergie itu dengan tegas mendukung keputusan pemiliki klub.
Hal tersebut langsung memunculkan spekulasi bahwa pelatih asal Skotlandia itu menerima keuntungan dari penawaran saham perdana yang dilakukan MU. Fergie mengungkapkan ia hanya memberikan dukungan kepada pemilik klub.
"Berkenaan dengan isu yang mengatakan bahwa dukungan saya kepada keluarga Glazer karena ingin mendapatkan keuntungan finansial dari IPO yang diusulkan, itu tidak ada sebutir pun kebenaran dalam tuduhan itu,” ungkap Fergie seperti dikutip The Sun, Jumat (3/8/2012).
Fergie mengungkapkan, dirinya hanya fokus untuk menjalankan perannya sebagai pelatih. Ia juga menyangkal terlibat dalam pengambilan kebijakan financial klub.
"Saya tidak menerima pembayaran langsung atau tidak langsung dari IPO. Namun, saya hanya menjalankan peran saya sebagai pelatih di klub ini dan untuk melakukan itu, tentu saya perlu dapat dukungan dari atas,” tambahnya.
“Keluarga Glazer telah membiarkan saya untuk fokus dalam melanjutkan pekerjaan saya, tidak ada gangguan atau intervensi dari meraka, saya hanya melakukan dukungan saja," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, MU berniat mencatatkan saham di New York Stock Exchange (NYSE) dengan menawarkan 16,7 juta lembar saham Kelas A dalam IPO tersebut.
Sesuai dokumen yang diajukan pada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), MU menyatakan akan menjual 16,7 juta saham dengan harga antara USD16 dan USD20 per lembar. Dengan harga itu, IPO tersebut akan menghasilkan dana USD300 juta.
Dilansir dari guardian.co.uk, MU menunjuk beberapa penjamin emisi (underwriter) antara lain Jefferies Group Inc., Credit Suisse Group, J.P. Morgan Chase & Co., Bank of America Merrill Lynch dan Deutsche Bank AG, sementara delapan bank lainnya juga terdaftar sebagai co-manager.
MU berencana menggunakan dana tersebut untuk membayar utang. Klub saat ini memiliki 437 juta poundsterling dari utang dan 70 juta poundsterling tunai.
MU menyatakan laba dari operasional tahun ini akan mencapai 23 juta poundsterling, meningkat 77 persen dari tahun sebelumnya sebelum potong pajak. Tim ini total menghabiskan 50 juta poundsterling pada pemain.
Klub ini telah dikendalikan sejak 2005 oleh keluarga miliarder olahraga AS, Keluarga Glazer, yang juga memiliki Tampa Bay Buccaneers, tim sepak bola Amerika.
Saham keluarga Glazer kelas B akan memiliki 10 kali hak suara dibandingkan dengan saham kelas A yang dijual kepada umum.
Sebelumnya, sebagian besar suporter United mengkritik kebijakan pemilik Manchester United, keluarga Glazer yang melakukan IPO di bursa efek New York, Amerika Serikat. Namun, pelatih yang akrab disapa Fergie itu dengan tegas mendukung keputusan pemiliki klub.
Hal tersebut langsung memunculkan spekulasi bahwa pelatih asal Skotlandia itu menerima keuntungan dari penawaran saham perdana yang dilakukan MU. Fergie mengungkapkan ia hanya memberikan dukungan kepada pemilik klub.
"Berkenaan dengan isu yang mengatakan bahwa dukungan saya kepada keluarga Glazer karena ingin mendapatkan keuntungan finansial dari IPO yang diusulkan, itu tidak ada sebutir pun kebenaran dalam tuduhan itu,” ungkap Fergie seperti dikutip The Sun, Jumat (3/8/2012).
Fergie mengungkapkan, dirinya hanya fokus untuk menjalankan perannya sebagai pelatih. Ia juga menyangkal terlibat dalam pengambilan kebijakan financial klub.
"Saya tidak menerima pembayaran langsung atau tidak langsung dari IPO. Namun, saya hanya menjalankan peran saya sebagai pelatih di klub ini dan untuk melakukan itu, tentu saya perlu dapat dukungan dari atas,” tambahnya.
“Keluarga Glazer telah membiarkan saya untuk fokus dalam melanjutkan pekerjaan saya, tidak ada gangguan atau intervensi dari meraka, saya hanya melakukan dukungan saja," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, MU berniat mencatatkan saham di New York Stock Exchange (NYSE) dengan menawarkan 16,7 juta lembar saham Kelas A dalam IPO tersebut.
Sesuai dokumen yang diajukan pada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), MU menyatakan akan menjual 16,7 juta saham dengan harga antara USD16 dan USD20 per lembar. Dengan harga itu, IPO tersebut akan menghasilkan dana USD300 juta.
Dilansir dari guardian.co.uk, MU menunjuk beberapa penjamin emisi (underwriter) antara lain Jefferies Group Inc., Credit Suisse Group, J.P. Morgan Chase & Co., Bank of America Merrill Lynch dan Deutsche Bank AG, sementara delapan bank lainnya juga terdaftar sebagai co-manager.
MU berencana menggunakan dana tersebut untuk membayar utang. Klub saat ini memiliki 437 juta poundsterling dari utang dan 70 juta poundsterling tunai.
MU menyatakan laba dari operasional tahun ini akan mencapai 23 juta poundsterling, meningkat 77 persen dari tahun sebelumnya sebelum potong pajak. Tim ini total menghabiskan 50 juta poundsterling pada pemain.
Klub ini telah dikendalikan sejak 2005 oleh keluarga miliarder olahraga AS, Keluarga Glazer, yang juga memiliki Tampa Bay Buccaneers, tim sepak bola Amerika.
Saham keluarga Glazer kelas B akan memiliki 10 kali hak suara dibandingkan dengan saham kelas A yang dijual kepada umum.
(gpr)
Lihat Juga :