Semester I/2012, Danamon Syariah raih laba Rp2 T
Jum'at, 03 Agustus 2012 - 17:10 WIB
Semester I/2012, Danamon Syariah raih laba Rp2 T
A
A
A
Sindonews.com - Bank Danamon Syariah mencatat laba bersih setelah pajak sebesar Rp2 triliun selama semester I/2012. Pencapaian tersebut naik 36 persen dari pencapaian pada periode yang sama 2011 sebesar Rp1,4 triliun.
Pertumbuhan laba bersih perusahaan ditopang peningkatan penyaluran kredit perbankkan. Sampai Juni 2012, total kredit yang disalurkan sebesar Rp110 triliun atau naik 19 persen dari posisi periode sebelumnya Rp93 triliun.
"Pertumbuhan kredit didorong pertumbuhan segmen kredit mass market dengan kontribusi 58 persen dari total kredit Danamon," Vice President PT Bank Danamon Indonesia Tbk Regional Jabar saat buka puasa bersama media massa di Bandung, Kamis (02/8) malam.
Kredit ditujukan kepada pelaku usaha kecil, kendaraan bermotor, perabotan rumah tangga, dan pembiayaan syariah emas. Segmen ini mampu mendongkrak kredit menjadi Rp64 triliun atau naik sekitar 20 persen.
Diakui dia, pertumbuhan tersebut tak lepas dari Danamon Simpan Pinjam (DSP) yang menyasar semua kalangan seperti agribisnis. "Tahun ini, regional Jabar menargetkan pertumbuhan kredit sebesar Rp7 triliun. Posisi sampai Juni ada pada posisi Rp6,1 triliun," timpal dia.
Pertumbuhan laba bersih perusahaan ditopang peningkatan penyaluran kredit perbankkan. Sampai Juni 2012, total kredit yang disalurkan sebesar Rp110 triliun atau naik 19 persen dari posisi periode sebelumnya Rp93 triliun.
"Pertumbuhan kredit didorong pertumbuhan segmen kredit mass market dengan kontribusi 58 persen dari total kredit Danamon," Vice President PT Bank Danamon Indonesia Tbk Regional Jabar saat buka puasa bersama media massa di Bandung, Kamis (02/8) malam.
Kredit ditujukan kepada pelaku usaha kecil, kendaraan bermotor, perabotan rumah tangga, dan pembiayaan syariah emas. Segmen ini mampu mendongkrak kredit menjadi Rp64 triliun atau naik sekitar 20 persen.
Diakui dia, pertumbuhan tersebut tak lepas dari Danamon Simpan Pinjam (DSP) yang menyasar semua kalangan seperti agribisnis. "Tahun ini, regional Jabar menargetkan pertumbuhan kredit sebesar Rp7 triliun. Posisi sampai Juni ada pada posisi Rp6,1 triliun," timpal dia.
(gpr)
Lihat Juga :