Lapangan Tangguh siap pasok 230 mmscfd gas untuk domestik
Selasa, 07 Agustus 2012 - 16:43 WIB
Lapangan Tangguh siap pasok 230 mmscfd gas untuk domestik
A
A
A
Sindonews.com - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) memastikan di tahun 2013 BP Indonesia (operator Lapangan Gas Tangguh) akan memasok kebutuhan dalam negeri sebesar 230 juta kaki kubik feet per hari (million metric standart cubic feet per day/mmscfd).
"Itukan mereka baru Mou saja. Pada rapat kerja tadi BP Indonesia akan menambah pasokan domestik sebesar 230 mmscfd dari train 1 dan 2," ujar Kepala BP Migas Raden Priyono di Gedung Pertamina, Jakarta, Selasa (7/8/2012).
Akan tetapi, menurutnya, lokasi tersebut masih juga tergantung dari infrastruktur dalam negeri yang diketahui masih sangat minim pengembangannya "Tapi tergantung dalam negeri juga kan. Efektif mulai 2013," tambahnya
Sebelumnya, Menteri ESDM Jero Wacik menyatakan alokasi gas tersebut akan digunakan untuk pembangkit listrik PLN di Bintuni, Papua dan sebagian lagi akan digunakan untuk Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat ataupun Lampung.
Sementara itu, Dirjen Migas Evita Legowo menyatakan, gas dari lapangan gas Tangguh dapat berupa gas alam untuk pembangkit listrik di Bintunio dan sebagian lagi gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) untuk FSRU Jawa Barat ataupun Lampung. "Kerjasamanya langsung dengan PLN dan akan tiba di masyarakat dalam bentuk listrik," pungkasnya.
"Itukan mereka baru Mou saja. Pada rapat kerja tadi BP Indonesia akan menambah pasokan domestik sebesar 230 mmscfd dari train 1 dan 2," ujar Kepala BP Migas Raden Priyono di Gedung Pertamina, Jakarta, Selasa (7/8/2012).
Akan tetapi, menurutnya, lokasi tersebut masih juga tergantung dari infrastruktur dalam negeri yang diketahui masih sangat minim pengembangannya "Tapi tergantung dalam negeri juga kan. Efektif mulai 2013," tambahnya
Sebelumnya, Menteri ESDM Jero Wacik menyatakan alokasi gas tersebut akan digunakan untuk pembangkit listrik PLN di Bintuni, Papua dan sebagian lagi akan digunakan untuk Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat ataupun Lampung.
Sementara itu, Dirjen Migas Evita Legowo menyatakan, gas dari lapangan gas Tangguh dapat berupa gas alam untuk pembangkit listrik di Bintunio dan sebagian lagi gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) untuk FSRU Jawa Barat ataupun Lampung. "Kerjasamanya langsung dengan PLN dan akan tiba di masyarakat dalam bentuk listrik," pungkasnya.
(and)
Lihat Juga :