Penyaluran pupuk, PIHC gandeng Pelindo IV

Selasa, 07 Agustus 2012 - 16:48 WIB
Penyaluran pupuk, PIHC...
Penyaluran pupuk, PIHC gandeng Pelindo IV
A A A
Sindonews.com - PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) Persero mengandeng PT Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo) Persero dalam mengurus penyaluran pupuk di Kawasan Timur Indonesia (KTI) agar sampai di masyarakat tani tepat waktu selama lima tahun kedepan.

PIHC melalui anak perusahaannya, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dan PT Petrokimia Gresik melakukan kerja sama dengan 18 terminal pelabuhan di bawah naungan Pelindo IV. Kerja sama window system tersebut menitip beratkan peran Pelindo dalam memberi ruang, kapal pengangkut pupuk untuk
dibongkar muat terlebih dahulu.

“Selama ini sering kali kapal pengangkut pupuk tertahan lama, sehingga pupuk yang sensitive akan waktu tidak sampai ke masyarakat tani tepat waktu, melalui kerjasama dengan Pelindo IV kami harap tidak lagi demikian,” ujar Direktur Utama PT PIHC Arifin Tasrif saat penandatangan kerja sama di
kantor Pelindo IV, Selasa (7/8/2012).

PT PIHC yang membawahi lima Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus pengelolaan pupuk mengaku, penyerapan pupuk terbesar di Indonesia saat ini masih berada di KTI, sehingga dengan menggandeng Pelindo IV tidak akan ada lagi permasalahan soal bongkar muat.

Adapun ruang lingkup kerja sama PIHC dan Pelindo IV meliputi, penyeliaan fasilitas terminal pelabuhan oleh Pelindo IV secara window system untuk penanganan pupuk. Pelindo IV juga diharusnya menyediakan jasa distribusi pupuk melalui terminal pelabuhan di seluruh terminal yang ada.

“Aplikasinya dilakukan bertahap, saat ini kami baru terapkan di Makassar, 7.000 sampai 8.000 pupuk dalam sehari dibongkar dengan prioritas waktu, tidak ada lagi istrilah kapal antri,” ujar Direktur Utama Pelindo IV Harry Sutanto.

Sisanya, di 17 terminal pelabuhan akan diselesaikan hingga 2013 mendatang. Menurut Harry, selama ini di Makassar dijadikan percontohan. Untuk melakukan hal itu, Pelindo harus menyediakan tempat khusus di pelabuhan yang artinya ada dana tambahan untuk pembangunan. Hanya saja, Harry enggan menyebutkan.

Kerja sama ini pula dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas kedua belah pihak yang bertujuan untuk saling menguntungkan. PIHC dengan kerja sama ini akan mengefektifkan waktu pendistribusian barang, sementara Pelindo IV akan meningkatkan produksi bongkar muat.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wow! New York Legalkan...
Wow! New York Legalkan Mayat Manusia Diolah Jadi Pupuk
Polisi Ringkus 4 Tersangka...
Polisi Ringkus 4 Tersangka Penyelewengan Pupuk Subsidi di Pandeglang
Pupuk Batubara Ini Dapat...
Pupuk Batubara Ini Dapat Menjadikan Indonesia Lumbung Pangan Dunia
Pusri Pastikan Distribusi...
Pusri Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Sesuai e-RDKK
PIM-1 Hidup Kembali...
PIM-1 Hidup Kembali Bakal Dongkrak Kapasitas Produksi Pupuk Nasional
Ada Perang Rusia-Ukraina,...
Ada Perang Rusia-Ukraina, Stok Bahan Baku Pupuk Indonesia Masih Aman
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved