Lahan tambang dicaplok, BUMN rugi ratusan triliun

Kamis, 09 Agustus 2012 - 13:10 WIB
Lahan tambang dicaplok,...
Lahan tambang dicaplok, BUMN rugi ratusan triliun
A A A
Sindonews.com - Sejumlah BUMN diindikasikan mengalami banyak kerugian akibat maraknya kasus pencaplokan lahan tambang di beberapa daerah. Bahkan, kerugian negara mencapai ratusan triliun rupiah.

BUMN yang mengalami kerugian di antaranya PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Pertamina (Persero), dan PT Timah Tbk (TINS).

Pelaku pencaplokan tersebut melibatkan oknum partai, oknum petinggi aparat keamanan atau oknum petinggi aparat pertahanan. Secara umum, BUMN selalu mengalami kekalahan dan kerugian negara tidak bisa dicegah.

"Karena BUMN tidak berani ambil jalan pintas, juga karena tidak punya lawyer yang bagus, kalau punya uang buat bayar lawyer bagus nanti dicurigai," kata Anggota F-PAN DPR RI Chandra Tirta Wijaya dalam paparannya di seminar bertajuk "Pencaplokan Tambang Negara: Pelanggaran Hukum dan Penggelapan Pajak" di Jakarta, Kamis (9/8/2012).

Dalam hal ini, diharapkan perbaikan dari pemerintah, terutama manajemen BUMN yang tampaknya sudah paham tentang prospek keberhasilan gugatannya yang selalu gagal. Bahkan menteri BUMN sendiri pun tampaknya bersikap pesimistis.

Chandra menambahkan, masyarakat atau publik pun bersikap sama, bila tidak diperbaiki maka negara akhirnya akan kehilangan lahan tambang. Apalagi, umumnya publik tidak memperolah informasi secara lengkap tentang penyelewengan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bisnis Jasa Pertambangan...
Bisnis Jasa Pertambangan Butuh Penguatan Jaminan Berusaha
2.000 Lebih Delegasi...
2.000 Lebih Delegasi Sambut Industri Pertambangan yang Tangguh dan Berkelanjutan
Liebherr Indonesia Dukung...
Liebherr Indonesia Dukung Operasional Tambang Lebih Efisien dan Berkelanjutan
Faisal Basri Ungkap...
Faisal Basri Ungkap Bisnis Tambang Rugikan Negara hingga Rp200 Triliun
IATA Makin Cemerlang,...
IATA Makin Cemerlang, Pertambangan Salah Satu Bisnis Inti MNC Group
Petrosea Raih Kontrak...
Petrosea Raih Kontrak Mining Services Agreement Senilai Rp2,7 Triliun
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
28 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved