BPS Bantaeng tak tahu identitas penerima Raskin

Kamis, 09 Agustus 2012 - 14:30 WIB
BPS Bantaeng tak tahu...
BPS Bantaeng tak tahu identitas penerima Raskin
A A A
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Bantaeng, mengaku tidak mengetahui identitas penerima Beras Untuk Rakyat Miskin (Raskin) terhitung Juni hingga Desember 2012.

Padahal, penerimaan Raskin sebelumnya, BPS memegang data identitas (nama dan alamat) penerima sehingga bisa dicocokkan dengan data yang ada di BPS. Namun dengan adanya aturan baru, BPS hanya berkewenangan melakukan pendataan.

Tidak diberikannya kewenangan memegang data identitas penerima Raskin berdasarkan oleh BPS sendiri berdasarkan Undang-undang statistik No 16/ 1997, yang baru berlaku penerimaan Raskin Juni-Desember 2012.

BPS sendiri mengirimkan data ke Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) sebanyak 22.815 KK warga miskin. Namun data penerima Raskin yang kembali hanya 11.475 Rumah Tangga Sasaran (RTS).

“Kami juga tidak tahu alasan kenapa banyak yang dicoret, karena tidak ada nama dan alamat penerima, jadi kami tidak bisa koreksi data. Namun kami tetap akan berusaha koordinasi dengan pemerintah pusat,” jelas Kepala BPS Bantaeng, Bahtiar Kasim, saat rapat dengar pendapat di Komisi I DPRD
Bantaeng, Kamis (9/8/2012).

Ketua komisi I DPRD Bantaeng, Anas Hasan menilai, identitas penerima Raskin juga bisa membantu pendataan BPS. “Kami juga akan mengontrol di tingkat Kades dan Lurah, karena kita tidak tahu nama penerima, jangan sampai tidak sesuai,” ungkap legislator asal Barnas tersebut.

Komisi I juga telah berkonsultasi ke TNP2K juga tidak membuahkan hasil. Pihak TNP2K tidak memberikan informasi penyebab turunnya jumlah penerima Raskin tahun ini. Namun Pihak TNP2K, kata dia, hanya mengacu dari data BPS.

Sejauh ini, Komisi I DPRD Bantaeng telah menerima sejumlah pengaduan dari beberapa desa yang jatah beras miskinnya dikurangi. Dia mengatakan, beberapa kepala desa mengaku kesulitan mengelola raskinnya lantaran mendapat protes dari warganya sendiri. Bahkan, ada beberapa desa yang terpaksa mengurangi jatah raskinnya untuk diberikan kepada kepala keluarga lainnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Bantaeng, Ratna Lantara mengatakan, jatah Raskin Bantaeng memang berkurang sekitar 6.000 RTS untuk tahun ini.

Sekedar diketahui, data BPS, data penduduk yang masuk kategori miskin di Bantaeng mencapai 22.518 orang. Jumlah itu terbagi atas empat kategori yaitu kategori sangat miskin sebanyak 1.352 KK, kategori miskin sebanyak 2.830 KK, kategori hampir miskin yaitu 5.853 dan kategori rentan miskin lainnya sebanyak 12.781 kepala keluarga.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Beras Meroket,...
Harga Beras Meroket, Berpotensi Munculkan Kaum Miskin Baru
Harga Beras Terus Melonjak,...
Harga Beras Terus Melonjak, PKS: Berdampak Serius Bagi Masyarakat
10 Negara Termiskin...
10 Negara Termiskin di Dunia, Anehnya Mayoritas Justru Kaya Tambang Minyak dan Emas
Tambah Beban Warga Miskin,...
Tambah Beban Warga Miskin, Beras Bansos Berkualitas Buruk Harus Ditarik
Harga Beras Mahal, Ratusan...
Harga Beras Mahal, Ratusan Emak-emak di Madina Rela Antre di Kantor Pos
Minta Pemda Rajin Pantau...
Minta Pemda Rajin Pantau Harga Beras di Pasar, Mendag: Naik Rp10 Saja Berdampak ke Warga Miskin
Berita Terkini
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
6 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
17 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
33 menit yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
1 jam yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved