OJK diminta bentuk unit khusus syariah

Kamis, 09 Agustus 2012 - 14:54 WIB
OJK diminta bentuk unit...
OJK diminta bentuk unit khusus syariah
A A A
Sindonews.com - Direktur Utama PT Bank Syariah Mandiri (BSM), Yuslam Fauzy mengutarakan harapannya agar Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK) dapat mempertimbangkan adanya suatu unit khusus yang menangani perekonomian syariah di Indonesia.

"Kita tuh mengusulkan, bahwa ada satu di OJK itu ada unit syariah. Juga ada semacam komite syariah, persis seperti yang ada di BI saat ini. Jadi itu bisa dibawa di struktur organisasi yang ada di OJK sekarang," ujar Yuslam di sela-sela acara sosialisasi OJK dengan lembaga keuangan dan perbankan di kantor Bapepam Indonesia, Jakarta, Kamis (9/8/2012).

Hal tersebut, sambung Yuslam, diperlukan guna mengawal dan mengawasi serta mendorong pertumbuhan industri syariah di Indonesia. "Sehingga nanti ada fokus untuk membantu perkembangan industri syariah terutama perbankan," tegasnya.

Lebih lanjut dirinya menerangkan, dalam usulan yang juga disampaikannya kepada DK-OJK dalam pertemuan di kantor Bapepam tersebut, pihak OJK sendiri masih akan mempertimbangkan usulannya. Kendati demikian belum ada kepastian apakah usulan tersebut akan disetujui atau tidak.

"Ini kan masih berupa permintaan usulan, pasti mereka akan follow up. Pertimbangkan seperti apa struktur yang baik, sehingga bisa mengakomodir sesuai dengan UU yang ada di OJK yang sudah digariskan. Belum ada konkrit yes atau no," tutupnya.

Sebelumnya, ketua DK-OJK, Muliaman D Hadad memandang dalam struktur pengurusan OJK tidak ada unit khusus yang akan menangani industri syariah secara tersendiri.

Dalam acara buka puasa bersama kalangan media yang digelar di kediamannya di bilangan jakarta selatan beberapa waktu lalu, Muliaman menerangkan, bahwasannya seluruh komponen di pengurusannya akan memiliki keterwakilan yang akan mengurusi perihal industri syariah dari mulai perbankan, asuransi dan pasar modal syariah.

"Jadi itu include di tiap-tiap komisioner. Bukan dalam bentuk unit tersendiri, tapi nanti semua ada syariahnya," terang Muliaman kala itu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
22 menit yang lalu
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger BUMN Sekuritas, Mandiri hingga BNI Sekuritas Dilebur
30 menit yang lalu
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
1 jam yang lalu
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
1 jam yang lalu
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
1 jam yang lalu
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
1 jam yang lalu
Infografis
Pendidikan Dirgayuza...
Pendidikan Dirgayuza Setiawan, Lulusan Oxford yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved