Tiket bus mudik di Tangsel naik 100%

Senin, 13 Agustus 2012 - 14:26 WIB
Tiket bus mudik di Tangsel...
Tiket bus mudik di Tangsel naik 100%
A A A
Sindonews.com - Mendekati hari H Lebaran tahun ini, harga tiket bus di Tangerang Selatan untuk mudik sudah naik dari 30-100 persen.

Rupanya, kebijakan tersebut sengaja diambil perusahaan bus, karena tak ingin merugi. Sebuah Pool PO Rosalia Indah, yang terletak di Jalan RE Martadinata, Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, melalui Kepala Pool-nya Karni mengatakan, harga tiket untuk mudik lebaran tahun ini naik.

"Kebijakan tersebut mayoritas terjadi di perusahaan bus, karena perusahaan tak ingin merugi dalam melakukan perawatan kendaraan," katanya, Senin (13/8/2012).

Menurut Karni, pada arus mudik perusahaan jasa angkutan umum harus menanggung biaya operasional secara mandiri. Sebab, pemerintah tak
memberikan bantuan, sehingga langkah menaikan harga tiket setiap kota tujuan menjadi pilihan terakhir. "Kami tidak mendapat subsidi dari pemerintah, maka kami mengambil dari harga tiket. Karena saat arus mudik, biaya perawatan kendaraan harus maksimal dan rutin," jelasnya.

Untuk PO Rosalia Indah, lanjut Karni, tarif naik 100 persen. "Kami naikan harga tiket 100 persen dari tarif biasanya. Misalnya harga tiket untuk tujuan Surabaya kelas VIP, biasanya Rp215 ribu dan pada musim mudik ini dijual Rp430 ribu pertiket," ungkapnya.

Kenaikan tarif juga terjadi pada PO Kramat Jati. Namun pihak PO Kramat Jati tidak menyebutkan kenaikan tersebut. "Kenaikkan tarif normal kan 30 persen dari tarif biasanya," kata Manager Mekanik PO Kramat Jati, Adi Christian Iskandar.

Menurut Adi, untuk mudik Lebaran tahun ini, pihaknya menyediakan 100 armada. "Tahun ini kami sudah menyiapkan 100 armada. Dan semuanya sudah diuji kelayakannya oleh dinas perhubungan," jelasnya.

Kenaikan tarif yang telah ditentukan pemerintah untuk bus antarkota antarprovinsi (AKP) ekonomi, dengan batas atas, maskimal 30 persen dan batas bawah, maksimal 20 persen. Namun, pantauan wartawan, masih ditemui tarif bus ekonomi yang menaikan harga hingga 100 persen.

Seperti bus Dewi Sri, kenaikan tarif mencapai 100 persen. "Biasanya ongkos bus ini Rp40 ribu perorang sampai Pemalang, Jawa Tengah. Namun pada Lebaran ini naik jadi Rp80 ribu perorang," Kata Salam, 50, saat menunggu datangnya keberangkatan di Pool Dewi Sri.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Lebaran Festive,...
Gelar Lebaran Festive, Gading Festival Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Raya
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Belanja Kebutuhan Lebaran...
Belanja Kebutuhan Lebaran Tetap Tinggi, Capai 63,8%
Lebaran di Tengah Pandemi,...
Lebaran di Tengah Pandemi, Apakah Dianjurkan Berjabat Tangan?
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Sambut Ramadhan dan...
Sambut Ramadhan dan Lebaran dengan Berbagai Kejutan
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved