Tanaman & gudang tembakau rusak ditalangi dana alokasi cukai

Senin, 13 Agustus 2012 - 16:57 WIB
Tanaman & gudang tembakau...
Tanaman & gudang tembakau rusak ditalangi dana alokasi cukai
A A A
Sindonews.com - Pemkab Jember dan Pemprov Jatim bakal menggelontorkan dana besar untuk mengganti nilai kerugian akibat rusaknya tanaman tembakau serta gudang tembakau. Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan perkebunan Totok Hariyanto mengatakan, dana talangan bagi petani tembakau itu diambilkan dari Dana Alokasi Cukai (DAC) APBD Provinsi Jatim dan sebagian dana APBD Jember.

"Kami saat ini terus mendata secara nama dan alamat yang benar-benar terkena dampak rusaknya lahan tembakau di Kecamatan Wuluhan dan sekitarnya beberapa waktu lalu," kata Totok Hariyanto, Senin (13/8/2012).

Dana talangan untuk kerusakan tanaman tembakau yang disebabkan minimnya irigasi itu akan berupa bantuan benih tembakau dan pupuk. "Dilokasi tanamab tembakau yang rusak itu dikarenakan irigasi yang ada tidak lancar saat pembuangan air hujan yang saat itu curah hujannya cukup tinggi. Akibatnya tembakau yang berumur beberapa bulan jadi layu atau lengger," ujarnya.

Pihak Dishutbun akan berkoordinasi denga Dinas Pengairan, Dinas Pertanian dan Asosiasi petani Tembakau Jember untuk rencana pengaturan irigasi tersebut. Hanya saja sejauh ini Totok belum bisa memastikan, berapa alokasi DAC yang akan digelontor, bagi petani tembakau tersebut. Sebab sejauh ini petugas penyuluh lapangan, masih melakukan identifikasi nama petani dan kelompoknya, agar bantuan itu tepat sasaran.

Selain dana talangan, DAC rencananya juga akan digunakan untuk perbaikan gudang pengeringan tembakau yang rusak karena terbakar atau terkena angin puting beluing. Jumlah gudang tembakau yang rusak dalam setahun terakhir cukup banyak yakni sekitar 450 unit. Gudang itu meliputi di Kecamatan Wuluhan, Ambulu, Ajung dan lainnya. "Rencananya dana DAC itu untuk sekitar 250 gudang, kerusakan gudang memang banyak dan kalau dananya belum mencukupi, maka akan diusulkan pada DAC berikutnya," katanya.

Sementara berdasarkan hasil monitoring Asosiasi Petani Tembakau Kasturi untuk kerusakan tembakau di Kecamatan Ambulu, Wuluhan, Tempurejo dan Puger yakni penyebab dikarenakan tidak berfungsinya saluran drainase selama 9 tahun sampai dengan sekarang. Selain itu, posisi bumbunan atau guludan sangat rendah dan tidak adanya juringan pada setiap petak.

Ketua APTK Abdurrahman menyebutkan juga tidak berfungsinya sabuk gunung sebagai pengarah air yang turun dari gunung menuju ke laut. Sehingga total kematian tembakau di Kecamatan Tempurejo, Ambulu, Wuluhan, Puger yakni untuk Kasturi seluas 1011 hektar, Tembakau Nota 878 hektar, tembakau Rajang 150 hektar, White Burley 47 hektar jumlah dan jumlah mencapai 2.086 hektar.

"Atas kejadian itu kami mohon kepada pemerintah secara terpadu melakukan tindakan nyata menanggulangi permasalkahan tersebut diatas," kata Abbdurrahman. Selanjutnya, untuk pabrik rokok besar, menengah dan kecil dalam melakukan pembelian tembakau tahun 2012 dengan harga yang menguntungkan petani tembakau.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi Tembakau, Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Perlu Jadi Pilihan
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Operasi Gempur Rokok...
Operasi Gempur Rokok Ilegal Bakal Sehatkan Industri Hasil Tembakau
Berita Terkini
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
8 menit yang lalu
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
12 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
27 menit yang lalu
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
51 menit yang lalu
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
59 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
1 jam yang lalu
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved