Jalur Pantura minum 40% jatah Premium

Minggu, 26 Agustus 2012 - 14:16 WIB
Jalur Pantura minum...
Jalur Pantura minum 40% jatah Premium
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan wilayah Jawa masih mendominasi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) premium selama arus mudik dan arus balik. Konsumsi di Pulau Jawa tercatat 60 persen dari total konsumsi nasional dan 40 persen dari angka tersebut adalah wilayah Pantura.

"Wilayah Pantura masih paling besar konsumsinya saat susasana lebaran, seperti tahun lalu," kata VP Corporate Communication Ali Mundakir kepada Sindonews, Minggu (26/8/2012).

Secara keseluruhan, dia menyebutkan, peningkatan premium dari bulan puasa hingga H+3 Lebaran terjadi sebesar 9 persen. Pada waktu normal, penggunaan premimum di level 77 ribu kiloliter (KL) perhari. Sedangkan saat arus mudik dan balik tercatat hingga 84 ribu KL perhari.

"Itu yang yang dihitung keluar langsung dari Depot Pertamina," jelasnya.

Sebelum memasuki masa arus mudik, PT Pertamina (Persero) menyatakan telah menyiapkan stok BBM yang cukup, khususnya untuk jenis Premium. Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya Yukyanta menyatakan, pihaknya telah menyiapkan stok yang cukup dan menjamin mulai H-5 hingga H+10 Lebaran stok BBM. Stok Premium nasional dipatok selama 17 hari.

Selain itu Pertamina juga sudah menyiagakan 53 titik kantong BBM yang tersebar dari Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara sampai Bali serta Sulawesi Selatan
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
1 jam yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
2 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
4 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
4 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
5 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved